Kawasan Industri Pulogadung Diharapkan Mampu Tarik Investor

Rabu, 06 Mei 2015 Reporter: Nurito Editor: Dunih 5842

Kawasan Industri Pulogadung Diharapkan Mampu Tarik Investor

(Foto: Nurito)

Untuk mendukung aktivitas industri di Kawasan Industri Pulogadung (KIP), Cakung, Jakarta Timur, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), membangun e-Gate JIEP atau sistem palang pintu masuk otomatis. Pembenahan ini dilakukan agar KIP bisa menarik investor menanamkan modalnya di ibu kota.

PT JIEP sudah melakukan transformasi atau perubahan total dalam membangun kawasan industri di DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, pembuatan e-Gate ini sangat bagus, karena dapat menarik investor asing dan menggerakkan roda perekonomian di DKI. Dengan demikian diharapkan roda perekonomian di DKI dapat berkembang pesat.

"PT JIEP sudah melakukan transformasi atau perubahan total dalam membangun kawasan industri di DKI. Tentunya diharapkan ini dapat menjadi daya tarik bagi investor asing terutama di kawasan Asia," ujar Djarot saat peletakan batu pertama pembangunan e-Gate di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (6/5).

Menurutnya, e-Gate KIP ini jadi contoh bagi BUMN/BUMD dalam melakukan perubahan. Jika KIP ini aman, nyaman, infrastruktur yang ada sangat baik, lingkungan juga kondusif dan limbah diolah dengan baik maka seluruh investor akan merasakan aman dan nyaman. Karena itu KIP harus ditata dengan bagus.

Sementara, CEO PT JIEP, Rahmadi Nugroho mengatakan, KIP merupakan kawasan terbatas dan sebenarnya hanya diperuntukkan bagi para investor, tenant dan para pihak berkepentingan. Secara bertahap, KIP yang berdiri di atas lahan seluas 500 hektare itu perlu disterilisasi dari pihak-pihak yang tak berkepentingan. Seperti adanya kendaraan parkir liar, pedagang kaki lima (PKL) dan sebagainya.

"Pembuatan palang pintu otomatis ini untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para investor. Awalnya KIP ini memiliki 3 pintu utama. Namun seiring perkembangan zaman, kini KIP memiliki 16 pintu," jelas Rahmadi Nugroho.

Ia menyebut, dari 16 pintu keluar masuk, e-Gate ini rencananya akan dibangun di 10-11 pintu. E-Gate ini untuk memonitor dan mengontrol akses keluar masuk kendaraan di KIP. Sebab, KIP memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus sebagai obyek vital nasional.

BERITA TERKAIT
Djarot Kembali Wacanakan Pembangunan Deep Tunnel

Calon Investor Diminta Matangkan Kajian Deep Tunnel

Jumat, 27 Februari 2015 5567

Wagub dan PM Thailand

Djarot Undang Investor Asal Thailand Berinvenstasi di Jakarta

Kamis, 05 Februari 2015 3958

Pemprov DKI Terus Tambahi Modal Bank DKI

Pemprov DKI Terus Tambahi Modal Bank DKI

Jumat, 10 April 2015 9157

Pemprov DKI Berhasil Beli Saham Persija

DKI Beli Saham Persija Setelah Audit BPK

Rabu, 11 Februari 2015 6352

Basuki Pasrah APBD DKI 2015 Rp 69,2 Triliun

Basuki Batal Tambah Modal untuk Tiga BUMD

Senin, 13 April 2015 4727

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5150

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1324

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1444

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1373

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 560

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks