Kawasan Industri Pulogadung Diharapkan Mampu Tarik Investor

Rabu, 06 Mei 2015 Reporter: Nurito Editor: Dunih 5889

Kawasan Industri Pulogadung Diharapkan Mampu Tarik Investor

(Foto: Nurito)

Untuk mendukung aktivitas industri di Kawasan Industri Pulogadung (KIP), Cakung, Jakarta Timur, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), membangun e-Gate JIEP atau sistem palang pintu masuk otomatis. Pembenahan ini dilakukan agar KIP bisa menarik investor menanamkan modalnya di ibu kota.

PT JIEP sudah melakukan transformasi atau perubahan total dalam membangun kawasan industri di DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, pembuatan e-Gate ini sangat bagus, karena dapat menarik investor asing dan menggerakkan roda perekonomian di DKI. Dengan demikian diharapkan roda perekonomian di DKI dapat berkembang pesat.

"PT JIEP sudah melakukan transformasi atau perubahan total dalam membangun kawasan industri di DKI. Tentunya diharapkan ini dapat menjadi daya tarik bagi investor asing terutama di kawasan Asia," ujar Djarot saat peletakan batu pertama pembangunan e-Gate di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (6/5).

Menurutnya, e-Gate KIP ini jadi contoh bagi BUMN/BUMD dalam melakukan perubahan. Jika KIP ini aman, nyaman, infrastruktur yang ada sangat baik, lingkungan juga kondusif dan limbah diolah dengan baik maka seluruh investor akan merasakan aman dan nyaman. Karena itu KIP harus ditata dengan bagus.

Sementara, CEO PT JIEP, Rahmadi Nugroho mengatakan, KIP merupakan kawasan terbatas dan sebenarnya hanya diperuntukkan bagi para investor, tenant dan para pihak berkepentingan. Secara bertahap, KIP yang berdiri di atas lahan seluas 500 hektare itu perlu disterilisasi dari pihak-pihak yang tak berkepentingan. Seperti adanya kendaraan parkir liar, pedagang kaki lima (PKL) dan sebagainya.

"Pembuatan palang pintu otomatis ini untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para investor. Awalnya KIP ini memiliki 3 pintu utama. Namun seiring perkembangan zaman, kini KIP memiliki 16 pintu," jelas Rahmadi Nugroho.

Ia menyebut, dari 16 pintu keluar masuk, e-Gate ini rencananya akan dibangun di 10-11 pintu. E-Gate ini untuk memonitor dan mengontrol akses keluar masuk kendaraan di KIP. Sebab, KIP memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus sebagai obyek vital nasional.

BERITA TERKAIT
Djarot Kembali Wacanakan Pembangunan Deep Tunnel

Calon Investor Diminta Matangkan Kajian Deep Tunnel

Jumat, 27 Februari 2015 5623

Wagub dan PM Thailand

Djarot Undang Investor Asal Thailand Berinvenstasi di Jakarta

Kamis, 05 Februari 2015 3986

Pemprov DKI Terus Tambahi Modal Bank DKI

Pemprov DKI Terus Tambahi Modal Bank DKI

Jumat, 10 April 2015 9226

Pemprov DKI Berhasil Beli Saham Persija

DKI Beli Saham Persija Setelah Audit BPK

Rabu, 11 Februari 2015 6417

Basuki Pasrah APBD DKI 2015 Rp 69,2 Triliun

Basuki Batal Tambah Modal untuk Tiga BUMD

Senin, 13 April 2015 4778

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9248

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3218

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3638

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1934

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1504

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks