Calon Investor Diminta Matangkan Kajian Deep Tunnel

Jumat, 27 Februari 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 5676

Djarot Kembali Wacanakan Pembangunan Deep Tunnel

(Foto: doc)

Sejumlah perusahaan swasta tertarik membangun proyek Jakarta Integrated Tunnel (JIT) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Deep Tunnel. Agar pembangunan terowongan multi fungsi itu nantinya berjalan baik, Pemprov DKI meminta sejumlah calon investor untuk mematangkan kajian proyek tersebut. 

Kalau kita tidak yakin pemda bisa ambil alih. Toh kita juga punya duit, punya dana. Kalau mereka di tengah jalan macet harus diserahkan ke kita

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, pihaknya akan lebih berhati-hati dalam menyetujui sebuah proyek. Terlebih, proyek JIT sepenuhnya akan dibiayai oleh swasta tanpa menggunakan dana APBD DKI.

Diakui Djarot jika proyek ini layak, maka Pemprov DKI Jakarta akan menyetujuinya. Namun harus ada kajian yang lebih mendalam lagi terkait proyek ini. "Kalau betul-betul layak dan bisa dipertangungjawabkan, serta mereka berani menanggung satu syarat pokok bahwa harus tuntas kenapa tidak?," ujar Djarot, di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (27/2).

Dikatakan Djarot, hal yang paling ditekankan dalam perjanjian nantinya adalah masalah finansial. Sehingga jika terjadi kendala, maka semua aset bisa diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta. "Kalau kita tidak yakin pemda bisa ambil alih. Toh kita juga punya duit, punya dana. Kalau mereka di tengah jalan macet harus diserahkan ke kita," katanya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Antaredja Mulia Jaya, Wibisono mengatakan, dalam pembangunan JIT sudah ada lima investor yang tertarik. Empat investor berasal dari luar negeri yaitu, China Railway dan CAS Construction Fujian Haixi Co dari Tiongkok. Lalu ada Boygues dari Perancis, dan Sembawang Group dari Singapura. "Satu investor lainnya dari dalam negeri," kata Wibisono, usai bertemu Djarot di Balaikota.

JIT akan dibangun sepanjang 12 kilometer, dari Manggarai hingga by pass Sungai Ciliwung. Anggaran yang dibutuhkan mencapai RP 29 triliun. Semua dana pembangunan akan ditanggung oleh investor tanpa membebani APBD DKI Jakarta. "Pembangunannya butuh waktu tiga tahun. Pak Wagub minta sebelum Asian Games 2018 berlangsung," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Djarot Kembali Wacanakan Pembangunan Deep Tunnel

Djarot Kembali Wacanakan Pembangunan Deep Tunnel

Jumat, 13 Februari 2015 6628

Sejumlah negara pun telah menyatakan kesanggupan untuk bekerjasama untuk membangun JIT.

Pembangunan JIT Terus Dimatangkan

Selasa, 06 Mei 2014 4557

sodetan_kbt_dokbj.jpg

Jokowi Berharap Kemen PU Segera Realisasikan Sodetan

Jumat, 24 Januari 2014 3931

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2493

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1200

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 958

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 507

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1101

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks