KPK Tidak Persoalkan Pencairan Dana KJP

Kamis, 22 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 9269

Kartu Jakarta Pintar (KJP)

(Foto: doc)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempersilahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mencairkan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP). Penyaluran dana KJP untuk puluhan ribu siswa dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas itu dinilai KPK tidak bermuatan politis, seperti  yang dikhawatirkan di tahun politik ini. Di Jakarta sendiri dana bansos dan dana hibah jumlahnya mencapai Rp 1,2 triliun.

Intinya KPK tidak melarang dana bansos dan dana hibah dicairkan. Kalau dana itu digunakan untuk hal yang semestinya ya tidak apa-apa

Sebelumnya, KPK telah mengeluarkan imbauan pada seluruh pemerintah daerah seluruh Indonesia untuk tidak mengeluarkan dana bantuan sosial (bansos) dan dana hibah selama masa Pemilu 2014 berlangsung. Pasalnya, pencairan dana bansos dan hibah itu dikhawatirkan rawan penyelewengan. 

Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, pihaknya hanya mengeluarkan imbauan bukan larangan untuk pencairan dana bansos dan dana hibah. Hal itu dilakukan untuk menghindari adanya penyelewengan penggunaan dana tersebut. Namun jika dana tersebut digunakan untuk hal-hal yang semestinya tidak dipermasalahkan. 

"Intinya KPK tidak melarang dana bansos dan dana hibah dicairkan. Kalau dana itu digunakan untuk hal yang semestinya ya tidak apa-apa," kata Johan, Kamis (22/5).

Menurut Johan, untuk dana KJP yang berkaitan dengan biaya pendidikan diperbolehkan untuk dicairkan. Karena dalam imbauan telah disampaikan, bahwa penyampaian dana bansos dan dana hibah diperbolehkan untuk kegiatan yang terpercaya.

"Imbauan KPK adalah, berkaitan dengan penyampaian bansos yang harus prudent. KPK tidak pernah mengeluarkan surat larangan mencairkan dana bansos atau hibah," tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun membenarkan, jika dana KJP hingga memasuki triwulan kedua ini belum cair. Pencairannya pun menunggu adanya kesepakatan bahwa dana tersebut memang diperbolehkan untuk disalurkan kepada siswa. "Selama belum ada kesepatan dan jadi dasar dari yang berewenang, maka akan kita tunggu," kata Lasro.

Dikatakan Lasro, belum cairnya dana KJP ini merupakan bentuk komitmen dari Pemprov DKI terhadap imbauan yang disampaikan oleh KPK. Terlebih Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo juga mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2014.

"Pak gubernur kita menjadi menjadi capres, dan beliau kan pemegang kekuasaan keuangan daerah. Jadi ini bentuk komitmen dari Pemprov DKI agar pesta demokrasi berjalan dengan lancar," ujar Lasro.

Bentuk dari komitmen tersebut, lanjut Lasro, adalah penundaan pencairan dana bansos dan dana hibah. Dimana dana KJP juga termasuk dalam kategori kedua bantuan tersebut. "Komitmen itu kan punya dampak lain, ya penundaan dulu penerapan KJP. Tidak terlalu lama kok, uangnya juga ada. Paling lama Juli sudah cair," tegasnya.

Di Jakarta sendiri, diperoleh angka sekitar 611.000 siswa calon penerima KJP dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Jumlah itu membengkak dibandingkan dengan jumlah penerima tahun lalu yang tercatat 403.808 siswa.

Dari 611.000 siswa calon penerima tahun ini, 399.000 siswa merupakan penerima KJP tahun lalu, sekitar 184.000 siswa calon penerima usulan tahun ini, dan sekitar 27.000 siswa diusulkan oleh elemen masyarakat.  Sesuai rencana, dana KJP tidak akan ditransfer secara langsung ke rekening siswa tahun ini. Pihak bank akan mentransfer dana ke rekening siswa yang telah mendapat rekomendasi bulanan dari sekolah.

BERITA TERKAIT
kartu jakarta pintar achonk

Jokowi Segera Upayakan Pencairan KJP

Selasa, 20 Mei 2014 9947

kjp_istmw.jpg

Pencairan Dana KJP Terancam Molor

Senin, 19 Mei 2014 7618

Kartu Jakarta Pintar (KJP)

Jokowi Terus Lakukan Evaluasi terhadap Program KJP

Jumat, 02 Mei 2014 6150

kjp_istmw.jpg

Penerima KJP Akan Diverifikasi Pihak Sekolah

Jumat, 11 April 2014 6589

ahok_ulpd_6.jpg

Basuki Serahkan Evaluasi KJP ke Kadisdik

Kamis, 10 April 2014 10995

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7156

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4845

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2904

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2572

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1259

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks