Jelang Idulfitri, Stok Beras di Pasar Induk Beras Cipinang Relatif Aman

Kamis, 28 April 2022 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 2679

Mentan Sebut PIBC Jadi Barometer Ketersediaan Beras di Jabodetabek

(Foto: Nugroho Sejati)

Jelang Idulfitri 1443 Hijriah, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, terbilang aman dan harganya masih stabil, tidak ada kenaikan. Hal ini terungkap saat Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, melakukan pengecekan, Kamis (28/4) siang.

Secara umum stok beras relatif aman dan harganya cukup dinamis

Mentan melakukan pengecekan didampingi Kadis Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI, Suharini Eliawati dan Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo, serta sejumkah pejabat terkait lainnya. Mereka meninjau beberapa kios pedagang beras di PIBC dan berdialog dengan sejumlah pedagang.

Menurut Syahrul Yasin, dirinya melakukan pengecekan ke Pasar Induk Beras Cipinang karena pasar yang dikelola PT Food Station Tjipinang Jaya ini dapat mewakili wilayah Jabodetabek dan menjadi barometer untuk mengukur semua komoditi yang ada, terutama beras.  

"Secara umum stok beras relatif aman dan harganya cukup dinamis," ucap Syahrul.

Kualitas beras di PIBC juga menurut Syahrul, semakin baik, sehat, butirannya juga kelihatan. Sehingga bisa diandalkan dan sesuai harapan yang telah direncanakan oleh Kementan.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo mengungkapkan, saat ini stok beras di PIBC mencapai 34.000 ton. Sementara stok minimal yang diwajibkan adalah 30.000 ton. Sehingga ini sudah jauh di atas dari stok minimal. Selain itu di PT Food Station tersedia stok kurang lebih 12.000 ton. Sehingga jika ditotal maka stok keseluruhan ada  46.000 ton, jauh di atas stok minimal.

“Stok sebanyak ini bisa bertahan kurang lebih satu bulan ke depan. karena kita tahu bahwa setiap hari akan masuk pasokan beras sebanyak 3.000 hingga 3.200 ton,” beber Pamrihadi.

Menurutnya, sejak tiga pekan lalu hingga sepekan ke depan di daerah sedang musim panen dan akan mulai masuk musim tanam dua pekan berikutnya. Kondisi ini akan menambah kekuatan stok beras di PIBC tetap stabil.

Untuk harga, menurut Pamrihadi, dibandingkan Januari dan Februari kemarin akan terjadi penurunan 0,8 persen. Namun, jika dibandingkan tahun lalu ada kenaikan kurang lebih satu persen.

"Karena tahun lalu merupakan awal pandemi dan konsumsi masyarakat menurun sementara stok melimpah. Sehingga tahun lalu harganya relatif rendah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Food Station Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Food Station Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Rabu, 27 April 2022 4608

Jelang Idul Fitri, Gubernur Anies Tinjau Ketersediaan Stok Pangan di Pasar Induk Kramat Jati

Jelang Idulfitri, Gubernur Anies Tinjau Ketersediaan Stok Pangan di Pasar Induk Kramat Jati

Rabu, 27 April 2022 5312

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5418

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1856

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1639

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1493

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1894

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks