Rabu, 05 Januari 2022
Reporter: Nurito
Editor: Budhy Tristanto
2925
(Foto: doc)
Sepanjang 2021 terjadi 1.511 kasus kebakaran di wilayah Jakarta Timur. Dari jumlah itu, kasus terbesar dipicu akibat kompor gas yang menyala dan lupa dimatikan.
Kerugian materi pada 2021 total mencapai Rp 309.49 miliar.
Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menjabarkan, dalam rentang waktu Januari hingga Desember 2021 kebakaran akibat ledakan kompor gas sebanyak 962 kasus, kebocoran tabung gas elpiji 137 kasus, lampu tiga kasus, korsleting listrik 86 kasus, puntung rokok 30 kasus dan lain-lain 293 kasus.
“Jika dibandingkan 2020 kasus kebakaran mengalami peningkatan. Pada 2020 lalu, kebakaran di Jakarta Timur ada 349 kasus,” kata Gatot, Rabu (5/1).
Gatot menambahkan, obyek yang terbakar selama 2021 bervariasi. Masing-masing adalah bangunan perumahan 519 unit, bangunan umum 247 unit, bangunan industri ada 16 unit. Kemudian kendaraan 102 unit, sampah 431 unit, instalasi luar gedung 42 unit, lapak 18 unit, tumbuhan 89 unit dan lain-lain 47 unit.
"Kerugian materi pada 2021 total mencapai Rp 309.49 miliar. Sedangkan pada 2020 lalu, kerugian materinya Rp 76,1 miliar," tandasnya.
BERITA TERKAIT
Arus Pendek Listrik Picu Kebakaran Gudang Konveksi di Cakung
Jumat, 24 Desember 2021
3166
Sepanjang 2021, Gulkarmat Jaktim Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran di 11.902 Lokasi
Selasa, 04 Januari 2022
2245
BERITA POPULER
Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen
Kamis, 19 Februari 2026
6279
Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara
Sabtu, 21 Februari 2026
3122
Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI
Rabu, 18 Februari 2026
3831
Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze
Sabtu, 21 Februari 2026
1608
Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H