Dinas LH Terus Sosialisasikan Pemilahan dan Pengangkutan Sampah Terjadwal

Minggu, 02 Januari 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 3149

Dinas LH Masifkan Sosialisasi Pemilahan dan Pengangkutan Sampah Terjadwal Bagi Warga

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta bersama kecamatan dan kelurahan terus melakukan sosialisasi pemilahan dan pengangkutan sampah terjadwal di seluruh RW di DKI Jakarta.

Berkolaborasi dengan seluruh warga

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga, warga Jakarta wajib memilah sampah sejak dari rumah dan mengeluarkan sampah sesuai jadwal pengangkutannya.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, warga mempunyai kewajiban memilah dan mengelola sampah di tingkat RW. Harapannya, pola ini dapat mengurangi sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Untuk itu, Dinas LH DKI Jakarta gencar melakukan sosialisasi baik secara langsung dengan menurunkan petugas kebersihan melakukan pendampingan ke setiap RW, maupun melalui media sosial dan media massa.

"Kami melakukan pembinaan pemilahan dan pengangkutan sampah terjadwal di setiap RW dengan bergerak bersama unsur wali kota, kecamatan dan kelurahan. Kami benar-benar ingin seluruh masyarakat dapat menjalankan pola pengurangan sampah ini secara terus-menerus agar menjadi gerakan, bahkan budaya baru warga Jakarta," ujarnya, Minggu (2/1).

Asep menjelaskan, masyarakat dapat berperan aktif memilah sampah sejak dari rumah, minimal menjadi empat jenis yaitu, Sampah Mudah Terurai, Sampah Material Daur Ulang, Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Rumah Tangga, dan Residu.

Sampah mudah terurai yang telah dipilah di setiap rumah dikumpulkan di tingkat RW untuk diolah secara komunal melalui aktivitas komposting, biokonversi maggot BSF, ecoenzyme dan pengolahan biologis lainnya. Sedangkan, sampah material daur ulang dapat dibawa ke Bank Sampah di RW masing-masing untuk dijual ke industri daur ulang.

"Siklus sirkular ekonomi dapat terwujud dan masyarakat mendapat keuntungan juga secara ekonomi," terangnya.

Menurutnya, untuk jenis sampah B3 rumah tangga, nantinya dikumpulkan dan diangkut khusus oleh Petugas Dinas Lingkungan Hidup untuk diolah lebih lanjut.

"Sampah residu juga dikumpulkan ke TPS yang akan dibawa ke TPST Bantar Gebang untuk diolah agar tidak mencemari lingkungan," ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya pemilahan dan pengangkutan sampah terjadwal ini dapat membangun paradigma baru pengelolaan sampah yang melibatkan peran serta masyarakat dengan menekankan aspek pengurangan sampah di sumber.

"Ujung tombak dari gerakan ini adalah Bidang Pengelolaan Sampah (BPS) RW. Mereka yang mengatur pengelolaan sampah di RW-nya masing-masing berkolaborasi dengan seluruh warga," ucapnya.

Ia menambahkan, gerakan ini merupakan implementasi gerakan Jakarta Sadar Sampah dan juga merupakan Kegiatan Strategis Daerah (KSD). Bahkan, tercantum khusus dalam Ingub 49/2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022.

"Ini kerja besar seluruh aparatur Pemerintah Daerah dan masyarakat Jakarta. Pertengahan tahun 2022, kami berencana membuat Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah agar gerakan ini tetap menjadi isu arus utama warga Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Karyawan Ancol Merasa Terbantu Adanya Layanan Uji Emisi Gratis

Dinas LH Fasilitasi Uji Emisi Kendaraan Gratis di Ancol

Senin, 27 Desember 2021 3527

Kesadaran Pemilik Kendaraan Ikut Uji Emisi di Jakarta Meningkat

Kesadaran Uji Emisi Kendaraan di Jakarta Meningkat

Kamis, 30 Desember 2021 3212

Jakarta Komitmen Menjadi Kota Berketahanan Iklim 2

Ini Langkah Dinas LH Mitigasi Perubahan Iklim

Selasa, 14 Desember 2021 4253

WALUBI DKI Adakan Webinar Jakarta Sadar Sampah

WALUBI DKI Adakan Webinar Jakarta Sadar Sampah

Selasa, 07 Desember 2021 4714

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2535

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 733

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 636

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1398

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1013

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks