Warga di Kelurahan Kartini Disosialisasikan Pembuatan Eco Enzyme

Sabtu, 11 Desember 2021 Reporter: Anita Karyati Editor: Erikyanri Maulana 3383

Warga RW 04 Kelurahan Kartini Ikuti Sosialisasi Eco Enzyme

(Foto: Anita Karyati)

Warga RW 04 Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, mengikuti sosialisasi Pembuatan eco enzyme di Sekretariat RW 04 Jalan Kartini IV. Sosialisasi ini bertujuan mengurangi sampah di sumber sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga.

Sosialisasi ini diberikan untuk kader TP PKK, Dasawisma, Jumatik, serta warga RW 04,

Lurah Kartini, Ati Mediana mengatakan, sosialisasi pengolahan sampah menjadi cairan eco enzyme ini yang pertama di Kelurahan Kartini. Sosialisasi ini dipaparkan langsung oleh salah satu warga RW 04 yang aktivitas kesehariannya telah menerapkan pilah sampah dari sumbernya. Sampah yang dipilah tidak hanyak berbahan non organik, melainkan juga sampah organik.

"Di Kelurahan Kartini salah satunya di RW 04, ada pegiat lingkungan yang peduli terhadap pengelolaan sampah, beliau berkesempatan untuk memberikan sosialisasi pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme. Sosialisasi ini diberikan untuk kader TP PKK, Dasawisma, Jumatik, serta warga RW 04," ujar Ati, Sabtu (11/12).

Dijelaskan Ati, sosialiasi ini merupakan tahapan untuk mengajak warga menerapkan 3R yaitu Reduce (kurangi), Reuse (gunakan kembali), Recycle (daur ulang) yang dimulai dari rumah masing-masing.

Pegiat lingkungan yang juga warga RW 04 Kelurahan Kartini, Ida Sulistiawati (55) mengatakan, eco enzyme berasal dari cairan hasil fermentasi limbah dapur organik, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air dengan perbandingan 3:1:2,5. Pengolahan ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi volume sampah secara mandiri.

"Untuk tahap awal sosialisasi, kami olah sampah organik menjadi cairan eco enzyme pada satu wadah air galon berukuran 2,5 liter. Lalu kita masukan tiga kilogram sampah organik seperti buah dan sayuran yang sudah dipotong kemudian dicampurkan dengan gula aren bekas atau yang tidak layak sebanyak satu kilogram di dalam wadah dengan diisi air," jelasnya.

Ida melanjutkan, setelah disatukan dan tercampur, maka dibiarkan terbuka selama satu pekan dan ditutup rapat kembali. Sepekan sekali, wadah tersebut dibuka sebentar agar gasnya keluar. Kondisi ini terus berlangsung selama tiga bulan.

Adapun manfaat dari eco enzyme ini di antaranya bisa digunakan sebagai pupuk tanaman, menyuburkan rambut, menghilangkan kulit mati (kapalan), menjernihkan saluran air, dan lain sebagainya.

"Pemanfaatan eco enzyme ini sudah saya terapkan selama dua tahun. Ampasnya saya gunakan untuk pupuk lalu airnya saya gunakan mandi, dengan satu tutup botol saja. Untuk sosialisasi ini nantinya akan kita lakukan monitor dan evaluasi kembali bersama pihak kelurahan. Karena dengan sistem ini kita harapkan dapat mengurangi sampah yang dibuang ke TPA Bantar Gebang," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kelurahan Guntur Manfaatkan Eco Enzyme dan Larva Maggot

Kelurahan Guntur Manfaatkan Eco Enzyme

Selasa, 21 September 2021 2225

Kelurahan Karet Semanggi Olah Sampah Organik Jadi Cairan Eco Enzyme

Kelurahan Karet Semanggi Olah Sampah Organik Jadi Cairan Eco Enzyme

Kamis, 09 September 2021 3046

Pemkot Jakut Sosialisasikan Pergub No 97 Tahun 2021 Kepada Warga dan Pengembang

Pemkot Jakut Sosialisasikan Pergub Nomor 97 Tahun 2021

Senin, 29 November 2021 4583

HPSN 2021, Gubernur Anies Jelaskan Pergub 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun War

HPSN 2021, Gubernur Anies Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah Lingkup RW

Minggu, 21 Februari 2021 3445

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 36500

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 21045

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5282

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3908

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2700

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks