Hari Pertama PTM Terbatas Siswa SMKN 40 Langsung Praktik

Senin, 30 Agustus 2021 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 1591

Hari Petama PTM Terbatas Siswa SMKN 40 Paktik Kompetensi Keahlian

(Foto: Nurito)

Hari pertama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, Senin (30/8), siswa  SMKN 40 langsung belajar praktik kompetensi keahlian  di ruang kelas sesuai dengan jurusannya masing-masing.

Dalam PTM Terbatas ini kita lebih fokus memberikan mata pelajaran produktif, praktik desain grafis

Kepala SMKN 40, Desly Wahyuni mengatakan, selama pelaksanaan PTM Terbatas pihaknya lebih mengedepankan pemberian mata pelajaran pelajaran produktif. Sehingga siswa bisa langsung praktik sesuai jurusan yang dipilih. Hari pertama PTM ini diikuti oleh 70 siswa kelas XI. Mereka dibagi dalam enam kelas dimana setiap kelasnya diisi oleh 10, 12 dan 13 siswa. Lamanya jam belajar maksimal dua jam.

"Dalam PTM Terbatas ini kita lebih fokus memberikan mata pelajaran produktif, praktik desain grafis. Hal ini lebih difokuskan karena ini sekolah kejuruan, agar siswa bisa memahami praktik langsung," kata Desly.

Menurutnya, kebijakan PTM Terbatas ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk lebih fokus ke pelajaran praktik keahlian. Karena pemberian materi praktik sulit dilakukan dengan cara virtual, walaupun praktiknya berbasis komputer. Karena ada aplikasi yang harus diinstal dan tahapan pemberian materi harus secara detil. Sedangkan untuk mata pelajaran normatif dan adaptif atau istilahnya  C1 dan C2 dapat dilakukan secara daring, saat siswa berada di rumahnya masing-masing.

Disebutkan, lima jurusan yang ada di SMKN 40 ini adalah, akuntansi dan keuangan lembaga, bisnis daring dan pemasaran, otomotisasi tata kelola perkantoran, multi media dan rekaysa perangkat lunak.

"Di sini ada lima jurusan yakni akuntansi dan keuangan lembaga, bisnis daring dan pemasaran, otomotisasi tata kelola perkantoran, multi media dan rekayasa perangkat lunak,' jelasnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Satgas COVID SMKN 40, Jumanta Hamdayama menambahkan, sebelum masuk kelas dan memulai praktik, siswa diperiksa suhu tubuhnya menggunakan thermal gun dan wajib mencuci tangan, serta wajib mengenakan masker dan menjaga jarak satu sama lain.

"Usai jam sekolah, siswa langsung pulang. Mereka bisa menggunakan bus sekolah yang disiapkan Dishub DKI," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Hari Pertama PTM, SDN 15 Pagi Cengkareng Barat Terapkan Prokes Ketat

PTM Terbatas di Cengkareng Terapkan Prokes Ketat

Senin, 30 Agustus 2021 1751

Title  Camat Ciracas Tinjau PTM Terbatas di SDN kelapa Dua Wetan 02

Siswa SDN Kelapa Dua Wetan 02 Antusias Ikut PTM Terbatas

Senin, 30 Agustus 2021 1823

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2830

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 734

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1400

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1015

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks