Pemprov DKI Adakan Workshop Tatalaksana Vaksinasi COVID-19 Bagi Nakes

Jumat, 13 Agustus 2021 Reporter: Yudha Peta Ogara Editor: Erikyanri Maulana 2554

Pemprov DKI Adakan Workshop Tatalaksana Vaksinasi COVID-19 bagi Dokter, Dokter Gigi, Perawat, dan Bi

(Foto: doc)

Provinsi DKI Jakarta sebagai ibu kota negara, pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi nasional terus berusaha menekan dan mengendalikan kasus COVID-19 demi mencapai herd immunity. Yakni melalui pelaksanaan vaksinasi dengan cakupan yang tinggi dan merata. Untuk itu diperlukan strategi seperti penambahan sentra vaksin, peningkatan teknologi informasi dan strategi komunikasi, dan keterlibatan berbagai pihak.

Bulan Agustus ini menjadi momentum Indonesia Merdeka COVID-19

Vaksinasi saat ini sudah memasuki tahap penyuntikan dosis kedua, pemberian vaksinasi pada kelompok ibu hamil, dan  vaksinasi dosis ketiga atau booster bagi tenaga kesehatan. Penambahan sentra- sentra vaksin di DKI Jakarta dipercepat. Dibutuhkan tenaga vaksinator yang mencukupi melalui pelatihan dan workshop.

Pada Rabu (11/8), Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan ALOMEDIKA dan Organisasi Profesi (IDI, PDGI, IBI dan PPNI) menggelar workshop bertajuk Tatalaksana Vaksinasi COVID-19 bagi Dokter, Dokter Gigi, Perawat dan Bidan. Peserta kegiatan itu mencapai 2.192 dari DKI Jakarta dan berbagai provinsi lain di Indonesia.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis di Bidang Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah selalu mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam memenuhi target tersebut dengan mempersiapkan vaksinator melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan bagi dokter, perawat, dan bidan dalam tatalaksana vaksinasi COVID-19 melalui workshop.

Hal itu sebagai implementasi dari misi Puslatkesda ke-2 yaitu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan yang berdaya saing.

Kepala UPT Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah (Puslatkesda) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Nisma Hiddin mengatakan, Puslatkesda sudah melaksanakan 18 pelatihan yang diikuti oleh lebih 27.000 tenaga kesehatan.

"Kami berharap, pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan dengan baik untuk menyukseskan program vaksinasi di Indonesia sehingga bulan Agustus ini menjadi momentum Indonesia Merdeka COVID-19," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Beritajakarta.id, Jumat (13/8).

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Purwadi, mengapresiasi langkah Puslatkesda melibatkan para kolaborator melakukan pelatihan sebagai wujud Jakarta Kolaborasi.

BERITA TERKAIT
1.000 Orang Ditarget Divaksin di Gedung LVRI Setiap Hari

Layanan Vaksinasi di Gedung LVRI Target 1.000 Warga Per Hari

Jumat, 13 Agustus 2021 5446

Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Per 12 Agustus 2021

Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 12 Agustus 2021

Kamis, 12 Agustus 2021 1755

70 Warga Semanan Divaksinasi Dosis 1 dan 2 AztraZeneca

70 Warga Semanan Ikuti Vaksinasi di SMPN 205 Jakarta

Kamis, 12 Agustus 2021 2478

BERITA POPULER
Sudin Parekraf Jaktim gelar panggung hiburan sambil galang donasi di Velodrome

Warga Jaktim! Nyok Nikmati Hiburan Sambil Berdonasi di Velodrome

Senin, 29 Desember 2025 2085

APBD 2026 Telah Disahkan, DKI Soroti 5 Isu Strategis

APBD 2026 Telah Disahkan, DKI Soroti Lima Isu Strategis

Sabtu, 27 Desember 2025 1871

Pengawasan Kembang Api di Malam Tahun Baru Libatkan Petugas Gabungan

Petugas Gabungan Pantau Penggunaan Kembang Api di Tempat Hiburan

Rabu, 31 Desember 2025 876

Perayaan tahun baru tanpa kembang api di Jakarta tetap bermakna

Tanpa Kembang Api, Perayaan Tahun Baru di Jakarta Tetap Bermakna

Minggu, 28 Desember 2025 1267

Dirut PAM Jaya menjelaskan operasional IPA mobile kepada Gubernur DKI Jakarta

Pemprov DKI Kirim Armada Penyedia Air Bersih ke Lokasi Terdampak Bencana Sumatra

Rabu, 31 Desember 2025 660

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks