Pemprov DKI Adakan Workshop Tatalaksana Vaksinasi COVID-19 Bagi Nakes

Jumat, 13 Agustus 2021 Reporter: Yudha Peta Ogara Editor: Erikyanri Maulana 2659

Pemprov DKI Adakan Workshop Tatalaksana Vaksinasi COVID-19 bagi Dokter, Dokter Gigi, Perawat, dan Bi

(Foto: doc)

Provinsi DKI Jakarta sebagai ibu kota negara, pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi nasional terus berusaha menekan dan mengendalikan kasus COVID-19 demi mencapai herd immunity. Yakni melalui pelaksanaan vaksinasi dengan cakupan yang tinggi dan merata. Untuk itu diperlukan strategi seperti penambahan sentra vaksin, peningkatan teknologi informasi dan strategi komunikasi, dan keterlibatan berbagai pihak.

Bulan Agustus ini menjadi momentum Indonesia Merdeka COVID-19

Vaksinasi saat ini sudah memasuki tahap penyuntikan dosis kedua, pemberian vaksinasi pada kelompok ibu hamil, dan  vaksinasi dosis ketiga atau booster bagi tenaga kesehatan. Penambahan sentra- sentra vaksin di DKI Jakarta dipercepat. Dibutuhkan tenaga vaksinator yang mencukupi melalui pelatihan dan workshop.

Pada Rabu (11/8), Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan ALOMEDIKA dan Organisasi Profesi (IDI, PDGI, IBI dan PPNI) menggelar workshop bertajuk Tatalaksana Vaksinasi COVID-19 bagi Dokter, Dokter Gigi, Perawat dan Bidan. Peserta kegiatan itu mencapai 2.192 dari DKI Jakarta dan berbagai provinsi lain di Indonesia.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis di Bidang Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah selalu mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam memenuhi target tersebut dengan mempersiapkan vaksinator melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan bagi dokter, perawat, dan bidan dalam tatalaksana vaksinasi COVID-19 melalui workshop.

Hal itu sebagai implementasi dari misi Puslatkesda ke-2 yaitu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan yang berdaya saing.

Kepala UPT Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah (Puslatkesda) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Nisma Hiddin mengatakan, Puslatkesda sudah melaksanakan 18 pelatihan yang diikuti oleh lebih 27.000 tenaga kesehatan.

"Kami berharap, pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan dengan baik untuk menyukseskan program vaksinasi di Indonesia sehingga bulan Agustus ini menjadi momentum Indonesia Merdeka COVID-19," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Beritajakarta.id, Jumat (13/8).

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Purwadi, mengapresiasi langkah Puslatkesda melibatkan para kolaborator melakukan pelatihan sebagai wujud Jakarta Kolaborasi.

BERITA TERKAIT
1.000 Orang Ditarget Divaksin di Gedung LVRI Setiap Hari

Layanan Vaksinasi di Gedung LVRI Target 1.000 Warga Per Hari

Jumat, 13 Agustus 2021 5582

Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Per 12 Agustus 2021

Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 12 Agustus 2021

Kamis, 12 Agustus 2021 1868

70 Warga Semanan Divaksinasi Dosis 1 dan 2 AztraZeneca

70 Warga Semanan Ikuti Vaksinasi di SMPN 205 Jakarta

Kamis, 12 Agustus 2021 2606

BERITA POPULER
IMG 20260516 WA0000

Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

Sabtu, 16 Mei 2026 6005

Pemeriksaan kesehatan otoy

Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

Senin, 18 Mei 2026 1736

IMG 20260518 WA0123

Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

Senin, 18 Mei 2026 1672

Pelantikan eselon 3 dan 4 rezap ilus

Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

Rabu, 20 Mei 2026 1020

Sterilisasi kucing otoy

Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

Jumat, 15 Mei 2026 2419

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks