18 Pohon Rindang di Jl Sentra Primer Ditoping

Jumat, 21 Mei 2021 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 1920

18 Pohon Rindang di Jl Sentra Primer Ditoping

(Foto: Nurito)

Sebanyak 18 pohon rindang di Jl Sentra Primer, Pulogebang, Cakung, Jumat (21/5), dipangkas personel Satgas Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur.



Untuk meminimalisir kasus pohon tumbang,

Kepala Seksi Kehutanan dan Jalur Hijau Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Atang Setiawan mengatakan, penopingan pohon 
ini dilakukan karena seluruh batang pohon sudah sangat rindang dan sebagian dahannya menjuntai ke jalan. Sehingga jika dibiarkan mengganggu keamanan dan kenyamanan pengendara yang melintas. Selain itu juga mengganggu pencahayaan lampu penerang jalan umum (PJU).



“Untuk meminimalisir kasus pohon tumbang, kita programkan penopingan pohon di lokasi tersebut,” kata Atang. 


Menurutnya, 18 jenis pohon yang ditoping ini terdiri dari masing-masing delapan Pohon Tanjung dan Mahoni, serta satu Pohon Dadap dan Lamtoro. 


"Penopingan dilakukan secara manual oleh sembilan anggota Satgas dengan cara memanjat pohon secara bergantian," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
27 Pohon Ditoping di Tiga Lokasi Berbeda di Jaktim

27 Pohon Ditoping di Tiga Lokasi Berbeda di Jaktim

Jumat, 14 Mei 2021 2237

Lima Pohon di Jl Mabes Hankam Ditoping

Lima Pohon di Jl Mabes Hankam Ditoping

Kamis, 08 April 2021 2294

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2286

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2214

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1685

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 945

Transjakarta Open Top Tour of Jakarta doc

Transjakarta Bikin Wisata Lebaran Hemat Berkelas Dunia Lewat Program ‘Mudik ke Jakarta’

Kamis, 19 Maret 2026 750

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks