Djarot Berharap APBD DKI Bisa Digunakan April

Senin, 09 Maret 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 5357

Djarot: Pergub APBD 2014 Opsi Terakhir

(Foto: Yopie Oscar)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menunggu hasil evaluasi APBD 2015 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penggunaan APBD 2014 adalah opsi terakhir yang akan diambil. Jika memang sudah tidak ada lagi kata sepakat antara eksekutif dan legislatif. Diharapkan pada awal April mendatang anggaran sudah bisa digunakan.

Catatannya adalah kita berharap April anggaran sudah ada kepastian. DKI tidak boleh tidak ada anggaran. Jangan sampai ini membikin pelayanan dan pembangunan di DKI jadi terlambat

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, pihaknya bersama dengan DPRD akan berusaha agar bisa diterbitkan Perda APBD. Sehingga tidak perlu menggunakan APBD 2014. "Kita akan usahakan betul ini jadi Perda. Keluarnya Pergub adalah opsi terakhir karena satu daerah harus punya anggaran," kata Djarot, di Balaikota, Senin (9/3).

Diharapkan pada April mendatang semua proses evaluasi dan pembahasan APBD 2015 sudah selesai. Karena akibat keterlambatan ini, pembangunan di ibu kota menjadi ikut tertunda. "Catatannya adalah kita berharap April anggaran sudah ada kepastian. DKI tidak boleh tidak ada anggaran. Jangan sampai ini membikin pelayanan dan pembangunan di DKI jadi terlambat," ujarnya.

Menurut Djarot, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), juga telah menemui Kemendagri untuk melihat hasil evaluasi. Target dari Kemendagri untuk menyelesaikan evaluasi pada 8 Maret pun meleset. Hingga saat ini, hasil evaluasinya belum dikirim ke Pemprov DKI Jakarta.

Saat ini, APBD DKI 2015 masih di Kemendagri untuk dievaluasi. Batas akhir evaluasi tersebut yakni tanggal 13 Maret mendatang. Kemudian hasil evaluasi tersebut akan dibahas kembali antara eksekutif bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI. Jika disetujui maka akan langsung dikeluarkan Perda APBD 2015.

Sebelumnya Kemendagri telah menggelar mediasi antara Pemprov DKI dan DPRD DKI untuk permasalahan APBD 2015. Namun dalam mediasi yang digelar pada 5 Maret lalu berujung deadlock. Sehingga ada dua opsi yang dikeluarkan yakni DPRD akan tetap mengeluarkan Perda APBD atau menggunakan APBD 2014.

BERITA TERKAIT
DKI Akan Evaluasi Besaran TKD Dinamis PNS

DKI Akan Evaluasi Besaran TKD Dinamis PNS

Jumat, 06 Maret 2015 76168

SDN 19 Cengbar Bantah Ajukan Anggaran Pagar Rp 2 M

SDN 19 Cengbar Bantah Ajukan Anggaran Pagar Rp 2 M

Selasa, 10 Maret 2015 4911

 Soal Anggaran, Walikota Jakbar Siap Dimintai Keterangan

Soal Anggaran, Walikota Jakbar Siap Dimintai Keterangan

Jumat, 06 Maret 2015 4265

 Basuki Minta Ketua TPAD Siapkan Revisi Anggaran

Basuki: Tak Ada Kompromi Masukkan Rp 12,1 Triliun

Jumat, 06 Maret 2015 19869

Kemendagri Hanya Bahas APBD Versi Pemprov DKI

APBD DKI Sudah Benar karena Akomodir Tiga Komponen

Kamis, 05 Maret 2015 18944

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7108

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4798

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1867

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2467

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1008

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks