Integrasi Tarif Transportasi Publik Ditarget Selesai Triwulan III 2021

Selasa, 15 Desember 2020 Reporter: Mustaqim Amna Editor: Erikyanri Maulana 2980

Integrasi Tarif Transportasi Publik Ditarget Selesai Triwulan III 2021

(Foto: Istimewa)

Perkembangan proyek pengintegrasian tarif dan pembayaran antarmoda transportasi publik se-Jabodetabek menunjukkan sinyal positif. Sebanyak 83 calon mitra strategis industri pembayaran dari berbagai negara menunjukkan ketertarikannya dalam rapat virtual yang berlangsung pada Senin, 30 November lalu.

Februari 2021, akan kita pilih satu mitra strategis terbaik dari sisi teknologi dan kemampuan layanan yang bisa bermitra dengan PT Jaklingko Indonesia untuk melaksanakan integrasi ini,

Dalam forum jurnalis yang berlangsung beberapa lalu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), William Sabandar mengatakan, 11 Desember 2020 merupakan tenggat untuk mendengarkan umpan balik (feedback) dari calon mitra strategis tersebut.

"Februari 2021, akan kita pilih satu mitra strategis terbaik dari sisi teknologi dan kemampuan layanan yang bisa bermitra dengan PT Jaklingko Indonesia untuk melaksanakan integrasi ini. Pada triwulan III 2021, sesuai jadwal akan kita luncurkan layanan integrasi Jak Lingko Indonesia di jaringan angkutan umum. Kemudian pada triwulan I tahun 2022, kita akan meluncurkan SuperApp yang kita harapkan akan terintegrasikan ojek dan taksi daring serta transportasi publik lainnya," ujar William dalam keterangan tertulis, Selasa (15/12).

Inisiatif pengintegrasian tarif dan pembayaran antarmoda transportasi publik telah menjadi sebuah aksi korporasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan membentuk satu perusahaan patungan antara PT MRT Jakarta (Perseroda), PT Jakarta Propertindo, PT Transportasi Jakarta, dan PT MITJ, bernama PT Jaklingko Indonesia. PT Jaklingko Indonesia akan bertugas sebagai integrator pembayaran dan tarif se-Jabodetabek dengan mengelola data dan pola pergerakan pengguna jasa dari integrasi pembayaran antarmoda transportasi agar lebih efektif dan efisien.

Dari 83 perusahaan yang tertarik untuk bermitra dengan PT Jaklingko Indonesia dan ikut dalam penjelasan virtual sebelumnya, 21 di antaranya merupakan perusahaan Indonesia.

"Ada 21 perusahaan dari Indonesia. 28 perusahaan dari Asia di luar Indonesia, dan 34 perusahaan di luar asia. Kami sangat yakin DKI Jakarta akan memiliki sistem ticketing dan tarif terintegrasi berskala Internasional dalam konteks Jak Lingko," tandas William.

Sebagai bagian dari pengintegrasian tersebut, PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan survei publik untuk mendapatkan masukan dari masyarakat terkait upaya pengintegrasian tarif tersebut.

BERITA TERKAIT
 MRT Jakarta Terus Kembangkan Pendapatan Nontiket

MRT Jakarta Terus Kembangkan Pendapatan Nontiket

Senin, 14 Desember 2020 2500

Pembangunan CP 201 Fase 2A Capai 9,205 persen

Pembangunan CP 201 Fase 2A Capai 9,205 persen

Senin, 14 Desember 2020 1727

PT MRT Jakarta - MAPID Lakukan Survei Perilaku Pengguna

PT MRT Jakarta - MAPID Lakukan Survei Perilaku Pengguna

Senin, 07 Desember 2020 3215

PT MRT Jakarta Raih Penghargaan Rising Star Companies

PT MRT Jakarta Raih Penghargaan Rising Star Companies

Jumat, 04 Desember 2020 2842

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7147

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4836

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2396

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2541

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1207

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks