Pemkot Jaktim Gelar Simulasi Kampung Tangguh Bencana di Cililitan

Jumat, 04 Desember 2020 Reporter: Nurito Editor: F. Ekodhanto Purba 1978

Wali Kota Jaktim Canangkan Kampung Tangguh RW 16 Cililitan

(Foto: Nurito)

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur hari ini menggelar simulasi Kampung Tangguh Bencana di RW 16 Cililitan, Kramat Jati.

Tujuannya, agar masyarakat memahami tugas dan fungsinya masing-masing, terlebih setelah mendapatkan informasi melalui early warning system dari Katulampa Bogor,

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengungkapkan, pencanangan dan simulasi Kampung Tangguh Bencana yang digelar di RPTRA Cililitan diikuti 200 personel gabungan. 

Tujuannya, agar masyarakat memahami tugas dan fungsinya masing-masing, terlebih setelah mendapatkan informasi melalui early warning system dari Katulampa Bogor,” ungkapnya, Jumat (4/12).

Ia menjelaskan, di masa pandemi COVID-19 ini penanganannya harus berbeda. Misalnya perlu dipisahkan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di tempat penampungan banjir. Kemudian penanganan korban banjir untuk lansia, balita juga lebih maksimal. 

"Pola penanganan korban banjir saat masa pandemi harus lebih spesifik, mengedepankan protokol kesehatan. Agar tidak timbul klaster baru COVID-19,” ujarnya.

Sementara, Kasi Perlindungan Sosial dan Penanggulangan Fakir Miskin, Sudin Sosial Jakarta Timur, Abdul Salam menuturkan, saat ini Kampung Tangguh di Jakarta Timur baru ada satu, yakni di RW 16 Cililitan. 

Kedepan pihaknya akan menambah lokasi Kampung Tangguh Bencana, yakni di kelurahan Kampung Melayu, Cawang, Cipinang Melayu, Ciracas dan Kebon Pala. 

Menurutnya, Kampung Tangguh Bencana berbeda dengan Kampung Siaga Bencana, yakni Kampung Tangguh Bencana dibentuk oleh BPBD dan lingkupnya hanya tingkat RW. 

"Sedangkan Kampung Siaga Bencana, lingkupnya kelurahan dan dibentuk oleh Kementerian Sosial RI,” tuturnya.

Ia menambahkan, Kampung Tangguh Bencana ini pola penanganan di lapangan ada sinergitas dengan UKPD terkait dan diketuai oleh ketua RW setempat. 

Sedangkan Kampung Siaga Bencana, pola penanganannya swadaya masyarakat murni, tidak ada campur tangan dari UKPD terkait. 

“Masyarakat jadi lebih mandiri, namun untuk kebutuhan sarana prasarana dan natura didukung oleh Sudin Sosial Jakarta Timur,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Pemkot Jaktim Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana

Pemkot Jaktim Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana

Selasa, 01 Desember 2020 1849

 Plh Walikota Jakpus Gelar Simulasi Kampung Tangguh Bencana

Pemkot Jakpus Gelar Simulasi Kampung Tangguh Bencana di Karet Tengsin

Rabu, 02 Desember 2020 2361

50 Warga RW 09 Klender Dilatih Tanggulangi Kebakaran

50 Warga RW 09 Klender Dilatih Tanggulangi Kebakaran

Jumat, 03 Agustus 2018 2060

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 891

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 827

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 535

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1198

IMG 20260505 WA0111

PMI Jaktim Bantu Penyintas Genangan Luapan Kali Ciliwung

Selasa, 05 Mei 2026 470

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks