Ahok Minta ERP Diterapkan Tahun Ini

Senin, 16 Februari 2015 Reporter: Folmer Editor: Dunih 5495

Ahok Minta ERP Beroperasi Tahun Ini

(Foto: doc)

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menggelar tender program sistem jalan berbayar alias Electronic Road Pricing (ERP) pada bulan Maret mendatang. Percepatan tender ini dilakukan agar sistem ERP bisa segera diterapkan tahun ini.

Yang lain juga bisa ikut. Kalau dia tawarin lebih murah, pasti kita lebih percaya yang sudah uji coba dong

"ERP saya putuskan biar cepat, harus segera lelang. Nah saya perintahkan agar semua unit cepat siapkan. Saya ingin tahun ini sudah jalan. Paling lambat ya akhir tahun. Pokoknya tahun ini harus jalan," kata Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balaikota, Senin (16/2).

Ia mengatakan, pengumuman lelang berlaku bagi perusahaan yang berminat menjalankan sistem ERP pada kedua koridor yang telah diujicobakan yakni Sudirman-Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said (Kuningan). Namun, mantan Bupati Belitung Timur itu mengakui, sistem ERP hingga saat ini belum dapat dijalankan disebabkan beberapa kendala. Salah satunya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur pelaksanaan jalan berbayar di ibu kota.

Menurutnya, Pemprov DKI awalnya menyerahkan infrastruktur ERP kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Meskipun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perusahaan tersebut juga harus mengikuti prosedur lelang.

”PT Jakpro tidak bisa berkuasa penuh. Dia juga harus ikut lelang bersama perusahaan lainnya,” ungkapnya.

Basuki juga mengapresiasi dua perusahaan yang telah melakukan uji coba sistem ERP yakni Kapsch (Swedia) di Sudirman dan Q-Free (Norwegia) di Kuningan. Ia menyebutkan, 95-98 persen yang dipasang di gate entry bisa mendeteksi On Board Unit (OBU) yang dipasang di beberapa kendaraan yang melintas melewati gate tersebut.

"Yang lain juga bisa ikut. Kalau dia tawarin lebih murah, pasti kita lebih percaya yang sudah uji coba dong. Kalau dia harganya sama, semua sama, tidak jelas, kita sudah kunci. Mesti yang sudah dipakai di berapa negara, sudah teruji. Jadi kamu yang abal-abal muncul tidak mungkin menang," tegasnya.

Sementara Kepala UP ERP DKI Jakarta, Leo Armstrong menjelaskan, pihaknya perlu melakukan penelitian sebelum memutuskan sesuatu. Pihaknya membuka kepada perusahaan swasta lainnya untuk mengikuti lelang pelaksanaan ERP. Saat ini sudah ada dua perusahaan asing yakni Kapsch, Swedia dan Q-Free, Norwegia, yang melakukan uji coba ERP tersebut. Namun, Pemprov DKI tidak memberikan keistimewaan bagi kedua perusahaan asing yang telah melakukan uji coba pemasangan gate (gerbang) ERP dan pendeteksi OBU.

"Perlu banyak kehati-hatian (mengumumkan tender ERP). Sejauh ini uji cobanya berjalan baik," tambahnya.

BERITA TERKAIT
Ahok Kaji Pembatasan Mobil Berdasarkan Usia Kendaraan

Ahok Kaji Pembatasan Mobil Berdasarkan Usia Kendaraan

Jumat, 09 Januari 2015 7932

Basuki Minta Dukungan Warga Atasi Kemacetan di Ibukota

Pemprov DKI Tiru Sistem Transportasi di Chicago

Jumat, 16 Januari 2015 6109

alat pembaca kendaraan erp

Jalan Berbayar Ditargetkan Berlaku Juni 2015

Minggu, 04 Januari 2015 4738

tilang elektronik ilustrasi

Jakarta Jadi Percontohan Tilang Elektronik

Rabu, 12 November 2014 7219

ERP Kuningan Terintegrasi Aplikasi Smartphone

ERP Kuningan Terintegrasi Aplikasi Smartphone

Selasa, 30 September 2014 5444

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2173

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2516

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1134

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks