Pemprov DKI Tiru Sistem Transportasi di Chicago

Jumat, 16 Januari 2015 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 5987

Basuki Minta Dukungan Warga Atasi Kemacetan di Ibukota

(Foto: Muhammad Zakaria Arrasyid)

Pembenahan serta penambahan berbagai moda transportasi umum terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi kemacetan di ibu kota.

Ya nanti kita seperti Chicago, semrawut ya kayak di Chicago. Sudah gedung banyak, ya (bikin) jalan layang

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku kondisi tata kota di Jakarta sudah semrawut dan diperparah lagi dengan terus bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang lalu lalang di ruas jalan ibu kota. Oleh karena itu, kata Basuki, Pemprov DKI akan meniru pembenahan sistem transportasi seperti yang diterapkan di kota Chicago, Amerika Serikat.

"Ya nanti kita seperti Chicago, semrawut ya kayak di Chicago. Sudah gedung banyak, ya (bikin) jalan layang. Tapi, kami tidak bisa menyelesaikan semua permasalahan transportasi ini dalam waktu singkat," ujar Basuki, di Balaikota, Jumat (16/1).

Basuki mengatakan, persoalan kemacetan lalu lintas di Jakarta baru teratasi jika warga Jakarta bersedia beralih ke transportasi umum.

"Enggak akan pernah cukup (menambah transportasi umum). Di Jepang juga masih macet kok. Yang ada kami harus memaksa orang untuk pindah ke transportasi umum yang sudah nyaman," kata pria yang akrab disapa Ahok itu.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini telah menyiapkan sejumlah langkah guna memaksa warga beralih menggunakan transportasi umum. Sejumlah langkah yang diterapkan di antaranya pembatasan kendaraan pribadi melalui penerapan sistem jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP), pencabutan bahan bakar subsidi, meningkatkan tarif parkir, pemberlakuan parkir meter, peningkatan pajak progresif kendaraan bermotor, dan lainnya.

"Orang kaya juga kalau ke Singapura naik MRT kok, karena naik taksi juga mahal kan," ujarnya.

Pemprov DKI, lanjut Basuki, juga akan mengoptimalkan moda transportasi massal lainnya seperti bus Transjakarta yang setiap tiga menit akan melintas di setiap koridor. Ketersediaan bus Transjakarta akan membawa dampak positif.

"Kalau kamu lebih senang macet 3 jam di jalanan ya silakan saja, kami tidak mau ikut campur. Yang penting masyarakat ada alternatif untuk mencapai tujuan dengan cepat, tapi kendaraannya rame-rame, bukan kendaraan pribadi," ungkap mantan Bupati Belitung Timur ini.

BERITA TERKAIT
Ahok Kaji Pembatasan Mobil Berdasarkan Usia Kendaraan

Ahok Kaji Pembatasan Mobil Berdasarkan Usia Kendaraan

Jumat, 09 Januari 2015 7830

Tahun Depan, Halte Transjakarta Dilengkapi Toilet

Halte Transjakarta Akan Dilengkapi Toilet

Jumat, 12 Desember 2014 10494

Ahok: Tugas Pemprov Sediakan Transportasi Massal

Ahok: Tugas Pemprov Sediakan Transportasi Massal

Senin, 15 Desember 2014 5313

Putus Kontrak Kerjasama Monorel, Basuki Minta Pertimbangan Kejagung

Soal Monorel, Ahok Minta Masukan Kejagung

Kamis, 15 Januari 2015 3129

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9252

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3223

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3643

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1937

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1509

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks