Dinas KPKP Pastikan Ketersediaan Pangan Strategis Memasuki PSBB Transisi

Senin, 22 Juni 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2295

Dinas KPKP Pastikan Ketersediaan Pangan Strategis Memasuki PSBB Transisi

(Foto: doc)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memastikan ketersediaan dan harga pangan strategis memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

Warga Jakarta tidak perlu khawatir

Adapun pangan strategis tersebut yakni, beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang putih, bawang merah, cabai, gula pasir, dan minyak goreng.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, Darjamuni mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan berbagai strategi dalam upaya mencukupi kebutuhan pangan DKI Jakarta, termasuk perluasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengembangkan market sharenya sehingga semua komoditas pangan dapat dikendalikan, baik ketersediaan dan harga.

"Warga Jakarta tidak perlu khawatir kekurangan pangan, Pemprov DKI Jakarta sudah mempersiapkannya melalui optimalisasi peran BUMD pangan dalam penguasaan komoditas dan intervensi pasar bersama instansi terkait seperti Kemendag, Kementan, Bulog, dan koordinasi optimal dengan para pelaku usaha pangan," ujarnya, Senin (22/6).

Darjamuni menjelaskan, Dinas KPKP DKI Jakarta terus meningkatkan peran masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan Jakarta mulai dari kegiatan budidaya pertanian perkotaan yang saat ini sedang mengeliat, perubahan perilaku konsumsi seperti sosialisasi peningkatan konsumsi daging beku yang lebih terjamin kehigienisan sanitasinya.

"Selain itu konsumsi cabai kering atau cabai bubuk yang bisa disimpan dan pastinya lebih effisien, diversifikasi olahan pangan, dan lain-lain yang bisa memberikan keuntungan finansial di tingkat konsumsi rumah tangga," terangnya.

Ia menambahkan, Dinas KPKP telah membangun Sistem Informasi Ketahanan Pangan (SIKP) yang bisa diakses melalui sikp.jakarta.go.id dalam rangka memberikan informasi terkait ketersediaan dan harga pangan bagi warga.

Saat ini, sambungnya, SIKP telah dapat menampilkan informasi harga pangan dan telah terakses dengan Info Pangan Jakarta (IPJ), BUMD, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Jabodetabekjur.

"Pengembangan ke depan SIKP dapat memberikan informasi STOK pangan dari semua sumber termasuk STOK di daerah produsen pangan, sehingga informasi STOK pangan di SIKP lebih akurat dan lengkap," ungkapnya.

Darjamuni menuturkan, upaya lain yang juga digiatkan oleh Dinas KPKP DKI Jakarta adalah pengembangan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) atau Pasar Mitra Tani yang menjual pangan di bawah harga pasar.

"Saat ini TTIC yang dikelola oleh Dinas KPKP juga telah melayani penjualan online dengan Ojol. Harapan kami ke depan TTIC mampu memberikan kemudahan akses pangan bagi masyarakat dengan harga yang murah dan mudah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas KPKP Adakan Pelatihan Online Tentang Vertical Farming

Pelatihan Virtual Vertical Farming Diikuti Peserta dari Berbagai Daerah

Kamis, 18 Juni 2020 2652

Dinas KPKP Terus Lakukan Pengawasan Pangan di Pasar Swalayan

Dinas KPKP Terus Lakukan Pengawasan Pangan di Pasar Swalayan

Rabu, 17 Juni 2020 2741

Dinas KPKP Pantau Stok dan Harga Bahan Pangan Strategis

Dinas KPKP Pantau Stok dan Harga Bahan Pangan

Kamis, 04 Juni 2020 2627

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7095

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4784

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1738

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2424

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 941

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks