Perusahaan Korea Tertarik Bangun Kompleks Atlet Asian Games

Sabtu, 10 Januari 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 5624

Bangun Kampung Atlet, DKI Tunjuk Jakpro

(Foto: doc)

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berbenah. Termasuk dengan menyiapkan perkampungan atlet di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Selain melibatkan

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI, pembangunan tersebut juga akan melibatkan perusahaan swasta.

Mereka itu perusahaan yang ahli di bidang IT. Kalau mau kerjasama ya silakan, tapi kerjasama B to B dengan PT Jakpro

Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Sylviana Murni mengatakan, PT Jakpro dibebaskan untuk menunjuk perusahaan lain untuk bekerjasama dalam pembangunan dan pengelolaan. Nantinya kerjasama dilakukan secara business to business (B to B).

"Jadi nanti pembangunan dan pengelolaan akan dilakukan secara B to B antara PT Jakpro dengan perusahaan lain yang bekerjasama," kata Sylvi, Sabtu (10/1).

Ia menyebut, salah satu perusahaan asal Korea, Hyosung tertarik ikut bekerjasama dalam pembangunan perkampungan atlet tersebut. Bahkan, perwakilan perusahaan telah bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama untuk mengajukan proposal pembangunan. Menurutnya, jika Hyosung memiliki komitmen untuk tidak mengambil komisi, tidak korupsi, dan tidak melakukan gratifikasi, maka mereka diizinkan untuk membantu pembangunan kampung atlet di Jakarta. Pemprov DKI Jakarta sendiri telah mengirim surat kepada Presiden terkait pemakaian lahan di Kemayoran.

Ada dua lokasi lahan yang dilirik untuk pembangunan perkampungan atlet, yakni yang seluas 11 hektare dan 5 hektare.

"Kami sudah kirim surat ke Pak Presiden agar Kemayoran menyediakan lahan dan kami yang akan membangun kampung atlet itu. Ada dua lokasi, tapi kita minta yang luasnya 11 hektare saja. Karena lebih luas dan banyak menampung atlet," ujar Sylvi.

Sylvi menambahkan, selain menawarkan bantuan pembangunan kampung atlet, Hyosung juga menawarkan kerjasama pembangunan Giant Sea Wall, penyaringan air bersih, gas, dan sampah.

"Mereka itu perusahaan yang ahli di bidang IT. Kalau mau kerjasama ya silakan, tapi kerjasama B to B dengan PT Jakpro," tegas Sylvi. 

BERITA TERKAIT
Dicecar Pertanyaan Pengunduran Dirinya, Ahok Pilih Kerja

Ahok Akan Kunjungi Korsel

Senin, 15 September 2014 3706

Kampung Atlet Akan Dibangun di Kemayoran

DKI Akan Bangun Kampung Atlet di Kemayoran

Kamis, 08 Januari 2015 6137

Tunggu Sengketa Lahan Rampung, Disorda Buat Amdal Stadion BMW

Stadion BMW Belum Bisa Dibangun

Selasa, 23 Desember 2014 10259

KONI DKI Hapus Pajak Bonus Atlet

KONI DKI Tanggung Pajak Bonus Atlet Berprestasi

Minggu, 23 November 2014 6114

DKI Siapkan Rp 1,2 Trilun Bangun Wisma Atlet untuk ASIAN Games

Rp 1,2 Triliun untuk Bangun Wisma Atlet Asian Games

Senin, 03 November 2014 7217

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3889

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 453

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1136

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks