Bus Tingkat Pariwisata Beroperasi Hari Ini

Senin, 24 Februari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 6987

bus_tingkat_pariwisata_erna.jpg

(Foto: doc)

Mulai hari ini, Senin (24/2) warga Jakarta sudah bisa menikmati bus tingkat wisata atau double decker untuk keliling Jakarta. Setidaknya ada lima unit yang dioperasikan untuk satu rute. Kelima bus tersebut akan melayani warga mulai pukul 09.00 hingga 21.00.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan, warga Jakarta sudah dapat menikmati bus tingkat sejak pukul 09.00 tadi. Start pertama yakni di Monas Barat Daya. "Iya benar, hari ini jam 09.00 bus tingkat mulai beroperasi dari Monas Barat Daya," kata Arie, Senin (24/2).

Dikatakan Arie, berdasarkan evaluasi ujicoba yang dilakukannya selama sepekan kemarin menunjukkan rute yang dilalui aman dengan ketinggian bus hingga empat meter tersebut. Ujicoba dilakukan juga untuk membiasakan awak bus dalam melayani penumpang. Setidaknya ada empat petugas diantaranya sopir, onboard, guide, dan polisi pariwisata.

Namun ujicoba lebih ditujukan untuk sopir, terlebih yang dipilih merupakan pramudi baru dan semuanya berjenis kelamin perempuan. Pemilihan pramudi perempuan diharapkan tidak mengemudi dengan ugal-ugalan, menginggat yang dikendarainya adalah bus wisata. Kecepatan yang dijalankan rata-rata hanya 10-20 km per jam. Ada 12 pramudi yang direkrut secara terbuka, mereka mendapatkan gaji hingga 3,5 kali upah minimum provinsi (UMP) DKI yang sebesar Rp 2,4 juta.

Salah satu persyaratan utama yang harus dimiliki para petugas adalah mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan baik. Sebab, turis mancanegara adalah sasaran utama bus tingkat wisata ini. Para petugas dibagi menjadi dua shift, agar tidak kelelahan. Di sisi lain, dalam operasional bus tingkat wisata hari pertama ini, akan langsung digunakan warga. "Tidak lagi pakai acara seremonial, langsung bisa digunakan warga," kata Arie.

Rute yang ditempuh yakni mulai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Sarinah-Museum Nasional-Halte Santa Maria-Pasar Baru-Gedung Kesenian Jakarta-Masjid Istiqlal-Istana Merdeka-Monas-Balaikota-Sarinah, dan kembali ke Bundaran HI. Bus hanya akan berhenti di setiap halte untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Untuk tiga bulan pertama, penumpang tidak dikenakan tiket. Selanjutnya tiket akan disebar di hotel-hotel yang dilintasi bus tingkat wisata, seperti Hotel Kempinski, dan lainnya.

Untuk memulai perjalanan, semua bus tingkat wisata akan parkir di Silang Barat Daya Monas. Waktu tempuh tiap bus berjarak 30 menit. Double decker memiliki ukuran, panjangnya 13,5 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 4,2 meter. Bus ini memiliki kapasitas 60 tempat duduk dan dua diantaranya diperuntukkan khusus untuk penyandang disabilitas.

Deck dan pintu sengaja dibuat pendek dan berada di sebelah kiri, agar ramah untuk penyandang disabilitas dan orang tua. Spesifikasi lain yang membuat bus ini ramah penyandang disabilitas adalah melintas di jalur lambat, bukanlah jalur Transjakarta. Beberapa fasilitas yang dimiliki dobel decker, seperti pendingin udara, pengeras suara, CCTV, lengkap dengan video pariwisata.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7043

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4675

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2198

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2209

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1760

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks