DKI Pantau Banjir Lewat Teknologi Berbasis Twitter

Selasa, 02 Desember 2014 Reporter: Folmer Editor: Dunih 13974

Pemprov DKI Luncurkan Situs Petajakarta.org

(Foto: Yopie Oscar)

Penggunaan teknologi informasi semacam Twitter coba dimaksimalkan Pemprov DKI dengan menjadikannya sebagai alat untuk memantau banjir di ibu kota. Dengan menggandeng Universitas Wollongong Australia yang memiliki fasilitas infrastruktur SMART dan pihak Twitter, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meluncurkan situs www.petajakarta.org yang berguna memantau dan memetakan banjir di Jakarta menggunakan teknologi open-source bernama, geosocial intelligence engineering.

Kami tidak butuh data yang banyak, tapi kami butuh smart data, dan sensor terpintar yang kami punya adalah masyarakat itu sendiri

Teknologi open-source memiliki sistem kerja mengubah tweet dengan geo-tag menjadi data yang dapat dipergunakan oleh masyarakat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI guna mengenali, mengarahkan, dan merespons lebih cepat terhadap banjir musiman di wilayah ibu kota secara lebih detail.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya akan mampu menanggulangi banjir lebih cepat dan baik menggunakan situs petajakarta.org. Bahkan, Pemprov DKI juga akan mengembangkan sistem ini lebih jauh hingga ke tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW), sehingga penanggulangan banjir dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.

"RT/RW akan kami bayar kalau dia mengirim berita ke sistem kami," ujarnya, Selasa (2/12).

Ia mengatakan, perlu dilakukan pembicaraan untuk menyatukan sistem antara Twitter dan Google Waze yang sebelumnya sudah bekerja sama untuk masalah data kemacetan di Jakarta.

"Pertengahan Desember akan kita lakukan planning. Kita sudah punya satu sistem tweet, dari Google, contoh, katakanlah, kalau dia mau gaji RT/RW 900 ratus ribu, misalnya, ya sudah sehari kamu kira mesti ngetweet 3 kali. Satu kali tweet 10 ribu," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Penelitian Fasilitas Infrastruktur SMART Universitas Wollongong, Pascal Perez menjelaskan, proyek ini tidak sekadar mengumpulkan data banjir secara pasif tapi juga merupakan wujud tindakan.

"Kami tidak butuh data yang banyak, tapi kami butuh smart data, dan sensor terpintar yang kami punya adalah masyarakat itu sendiri. Melalui kerja sama antara BPBD dan Twitter. Kita memberdayakan masyarakat untuk melaporkan masalah banjir yang terjadi di sekitarnya secara realtime," jelasnya.

Ia menambahkan, kerja sama hibah data ini merupakan yang pertama di dunia antara Twitter, universitas, dan badan penanggulangan bencana. Sebab program petajakarta.org merupakan suatu penggunaan data Twitter yang inovatif guna mengatasi permasalahan serius banjir yang berdampak pada jutaan orang.

"Jakarta adalah tempat yang ideal untuk menghasilkan sinyal realtime kualitas tinggi bagi sistem penanggulangan bencana BPBD. Hal ini menunjukkan bagaimana data Twitter dapat mendorong perubahan sosial yang positif serta memberdayakan masyarakat," tambahnya.

Pada acara launching, Ahok menjadi orang pertama yang menggunakan hastag #banjir di @PetaJkt. Dia menuliskan, 'Pak @jokowi_do2, kena banjir Jakarta? Bantu tweet ke @petajkt #banjir cek petajakarta.org & follow @BPBDJakarta utk info lebih lanjut'.

Sekadar diketahui proyek petajakarta.org dimulai pada bulan Mei 2014 dan dilaksanakan bersama BPBD DKI Jakarta. Penggunaan aplikasi ini untuk mendukung penanggulangan banjir di ibu kota yang dihuni oleh lebih dari 10 juta jiwa. Berbagai permasalahan seperti penanganan sungai dan pesisir, serta peningkatan permukaan laut membuat Jakarta sangat cocok dijadikan sebagai lokasi untuk menguji efektivitas teknologi yang mengandalkan sistem crowd funding pada petajakarta.org tersebut.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Manfaatkan TI Tingkatkan Efisiensi Kerja

Tingkatkan Efisiensi Kerja, DKI Manfaatkan TI

Jumat, 28 November 2014 5816

Layanan Publik di DKI Diapresiasi Universitas di Singapura

Layanan Publik di DKI Diapresiasi Universitas di Singapura

Senin, 11 Agustus 2014 4556

Pemantauan Lampu Se DKI Jakarta Gunakan SMART SISTEM

Pantau Lampu Mati Lewat Smartphone

Sabtu, 18 Oktober 2014 7617

DKI Awasi Pelayanan Publik Lewat Smartphone

DKI Awasi Pelayanan Publik Lewat Smartphone

Rabu, 04 Juni 2014 7616

Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan kerjasama dengan Google Waze.

DKI Gandeng Google Waze Pantau Kemacetan

Selasa, 11 November 2014 6390

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2856

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1255

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1045

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1187

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 578

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks