Parkir Meter Bisa Hasilkan Rp 150 Juta Sehari

Sabtu, 29 November 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Dunih 7033

PAD Meningkat, Parkir Meter Dipasang Di 5 Wilayah DKI

(Foto: doc)

Penggunaan layanan jasa parkir berbasis parkir meter ternyata tidak hanya efektif menertibkan parkir liar. Tapi, juga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan, di kawasan ramai seperti Kelapa Gading diprediksi bisa menghasilkan hingga Rp 150 juta.

Jalan Boulevard Kelapa Gading, sehari Rp 8 juta, setelah dianalisa bisa sampai Rp 150 juta sehari

Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sunardi Sinaga menuturkan, pendapatan daerah setelah adanya parkir meter terlihat mengalami lonjakan yang cukup tinggi.

"Jalan Sabang dulunya setoran Rp 500 ribu sehari. Sekarang mencapai Rp 15 Juta, ke depan prediksi Rp 20 juta sehari. Jalan Boulevard Kelapa Gading, sehari Rp 8 juta, setelah dianalisa bisa sampai Rp 150 juta sehari," ujarnya, Sabtu (29/11).

Oleh karena itu, dalam waktu dekat lima wilayah DKI Jakarta lainnya juga akan dilengkapi mesin parkir meter. Khusus Jakarta Pusat selain di Jalan Sabang juga akan dipasang di Jalan Juanda, Jakarta Utara di sepanjang Jalan Boulevard, Jakarta Barat di Jalan Pintu Kecil (Toko tiga), Jakarta Selatan di Jalan Falatehan, dan Jakarta Timur di Jalan Balai Pustaka.

Menurutnya, alasan pemilihan tempat tersebut dikarenakan tingkat permintaan parkirnya yang cukup tinggi. Sehingga kesemrawutan lalu lintas juga jadi pemandangan sehari-hari. Dengan adanya mesin parkir meter, pemilik kendaraan bisa parkir sesuai kebutuhan.

Sedangkan untuk melihat ketahanan alat, akan diuji coba terlebih dahulu selama 3 tahun. Jika lima wilayah yang jadi percontohan sukses, selanjutnya 400 titik parkir di DKI Jakarta juga akan dipasangi parkir meter.

"Kita akan libatkan juga pihak swasta yang ingin berinvestasi dengan sistem bagi hasil, 30 persen untuk Pemda 70 persen untuk pengelola. Tapi, syaratnya petugas parkir ditanggung oleh mereka dan digazi dua kali UMP," jelasnya.

Dikatakannya, petugas parkir yang ada harus juga dirubah performancenya. Mengingat lokasi parkir tersebut nantinya tidak lagi menggunakan uang tunai dan sudah berbasis parkir elektronik.

"Cara ini sangat efektif untuk menekan kebocoran selama ini. Untuk mempermudah masyarakat sedang disiapkan juga mesin Top Up bersama di sekitar parkir atau bisa juga dilakukan di bank terkait," ucapnya.

BERITA TERKAIT
parkir meter jakarta

Pembayaran Elektronik Parkir Meter Molor

Jumat, 28 November 2014 4920

Parkir Meter Jln Sabang Masih Gunakan Koin

Parkir Meter di Jl Sabang Masih Gunakan Uang Koin

Kamis, 06 November 2014 5563

parkir meter beritajakarta

Parkir Meter Akan Pakai Uang Elektronik

Senin, 29 September 2014 6248

juru parkir meter jalan sabang

Juru Parkir Akan Dibekali GPS dan Metal Detector

Rabu, 29 Oktober 2014 5299

parkir meter beritajakarta

Maksimalkan Parkir Meter, PKL Jl Sabang Akan Direlokasi

Rabu, 08 Oktober 2014 4769

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7117

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4806

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1916

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2477

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1024

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks