Parkir Meter di Jl Sabang Masih Gunakan Uang Koin

Kamis, 06 November 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Dunih 5278

Parkir Meter Jln Sabang Masih Gunakan Koin

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Rencana perubahan sistem pembayaran parkir meter dari uang koin menjadi uang elektronik di Jl Sabang atau Jl H Agus Salim, Jakarta Pusat, pada awal November ini belum juga terealisasi. Akibatnya, pengendara yang parkir di Jl Sabang Sabang masih Membayar parkir dengan uang koin atau uang receh. Kondisi ini cukup menyulitkan pengendara yang terpaksa harus mencari uang receh dulu sebelum parkir.

Semoga cepatlah kartu elektroniknya, jadi kan kita tinggal atur parkirnya saja

Pantauan beritajakarta.com sebanyak 11 mesin parkir meter yang terpasang di Jl Sabang masih menggunakan mesin koin. Untuk mengakomodir kesulitan pengendara, petugas parkir terlihat membawa kantong plastik hitam berisi uang recehan lima ratus rupiah. Mereka terlihat cukup kewalahan mengatur keluar masuk kendaraan yang parkir dan melayani tukar uang receh dari pemilik kendaraan.

Maman (60), juru parkir mengaku, pihaknya belum tahu informasi kapan layanan parkir tersebut akan diganti menggunakan kartu elektronik. Informasi yang didapatnya pun masih simpang siur.

"Katanya awal November, cuma sampai sekarang belum jelas lagi. Ada yang bilang bulan depan malahan," ujarnya, Kamis (6/11).

Menurutnya, mesin parkir meter dengan koin ini kurang efektif mengingat dirinya harus membawa kantong yang berisi koin ke mana-mana. Pasalnya, banyak pengguna kendaraan tidak memiliki koin. Alhasil, dirinya juga sering kelimpungan jika koin di kantong habis.

"Dari UPT Parkir memang disediakan uang recehan sebesar Rp 300-500 ribu, tapi kalau ramai yang pada nukar tak lama juga habis. Semoga cepatlah kartu elektroniknya, jadi kan kita tinggal atur parkirnya saja," harapnya.

Terkait hal itu, Kepala UPT Perparkiran, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sunardi Sinaga mengatakan, akan ada keterlambatan peralihan pembayaran mesin parkir menggunakan kartu elektronik. Keterlambatan itu karena saat ini masih ada pemasangan perangkat di dalam mesin parkir.

"Mudah-mudahan dalam minggu kedua ini sudah selesai alatnya dipasang. Sehingga sudah bisa digunakan," katanya.

Ahmed (32) salah seorang pengendara mengaku, mendukung upaya pembayaran parkir dengan menggunakan kartu elektronik, karena lebih mudah daripada harus menggunakan uang receh.

"Kalau pakai kartu gampang, habis tinggal isi ulang. Kan kita gak setiap saat ada uang koin, semoga cepat terlaksana," ucapnya.

BERITA TERKAIT
Parkir Meter Terkendala Uang Receh

Awal November, Parkir Meter Pakai Uang Elektronik

Selasa, 28 Oktober 2014 6030

parkir meter beritajakarta

Maksimalkan Parkir Meter, PKL Jl Sabang Akan Direlokasi

Rabu, 08 Oktober 2014 4498

parkir meter beritajakarta

Pendapatan Parkir di DKI Naik Rp 6 juta

Jumat, 03 Oktober 2014 6010

Parkir Meter Terkendala Uang Receh

Mesin Parkir Meter Akan Dipasang di 300 Lokasi

Selasa, 30 September 2014 3939

Parkir Meter Terkendala Uang Receh

Parkir Meter Terkendala Uang Receh

Minggu, 28 September 2014 4845

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2309

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2257

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1692

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 959

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1345

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks