DKI Akan Terapkan Tarif PKB Progresif Baru

Selasa, 18 November 2014 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 7621

Iwan Setiawan, Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta

(Foto: Folmer)

Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan tarif pajak kendaraan bermotor (PKB) progresif baru. Penerapan tarif PKB baru ini dilatarbelakangi hasil rekomendasi Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan Pengendalian Pembangunan (UKP4) terkait 17 langkah penanganan kemacetan di ibu kota. 

Salah satu latar belakang perlunya dilakukan penyesuaian atau kenaikan terhadap tarif PKB progresif dengan harapan masyarakat dapat mengerem atau menahan untuk menambah kepemilikan kendaraan bermotor

"Salah satu latar belakang perlunya dilakukan penyesuaian atau kenaikan terhadap tarif PKB progresif dengan harapan masyarakat dapat mengerem atau menahan untuk menambah kepemilikan kendaraan bermotor sehingga tidak menambah kemacetan lalu lintas di ibu kota," ujar Iwan Setiawan, Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, kepada beritajakarta.com, Selasa (18/11).

Dikatakan Iwan, kenaikan tarif PKB juga menjadi semacam unsur edukatif kepada masyarakat Jakarta agar tidak berperilaku konsumtif, melainkan lebih kepada hal hal yang produktif.  "Kalau warga Jakarta memiliki budget untuk membeli kendaraan bermotor, lebih baik uangnya dibelanjakan dalam hal-hal yang bersifat investasi," katanya. 

Ia mengungkapkan, tarif PKB progresif sudah diterapkan di ibu kota sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2010 dengan skema kendaraan pertama dikenakan tarif 1,5 persen, kendaraan kedua dikenakan tarif 2 persen, kendaraan ketiga dikenakan tarif 2,5 persen dan keempat dikenakan tarif 4 persen.

"Kami sudah menyampaikan raperda usalan tarif pajak PKB baru ke Kemendagri dan diharapkan evaluasi rampung akhir bulan ini. Sehingga pada Desember nanti sudah bisa disosialisasi sekaligus pengundangan dan pada Januari 2015 sudah bisa diterapkan," ungkap Iwan.     

Iwan menjelaskan, tarif PKB baru di dalam raperda yang telah diusulkan ke Kemendagri, mengalami kenaikan untuk kendaraan bermotor pertama dari 1,5 persen menjadi 2 persen. Lalu, kendaraan kedua dari 2 persen naik menjadi 4 persen.

"Sedangkan kenaikan tarif pajak kepemilikan kendaraan bermotor yang ketiga dari 2.5 persen menjadi 6 persen, dan kendaraan keempat dari empat persen menjadi 10 persen," ucapnya.

Ia menegaskan, jumlah pemilik kendaraan bermotor roda empat dan roda dua yang aktif membayar pajak ke kas DKI Jakarta berjumlah 4.780.890 lebih. Kendaraan roda empat dimiliki oleh sekitar 1,6 juta lebih orang dan roda dua sekitar 3,1 juta lebih orang.

"PAD DKI akan mengalami peningkatan sekitar Rp 2 triliun dengan diberlakukannya raperda terkait tarif PKB progresif baru ini," tegasnya.

Ia menambahkan, warga Jakarta yang hanya memiliki satu unit kendaraan bermotor roda empat dan dua sebanyak 4 juta orang dengan rincian, kendaraan roda empat hanya satu unit ada sekitar 1,5 juta orang, kendaraan roda dua satu unit sekitar 2,7 juta orang.

Sedangkan warga Jakarta yang memiliki kendaraan roda empat sebanyak dua unit sebanyak 100 ribu dan untuk sepeda motor sekitar 318 ribu.

"Pemilik kendaraan roda empat sebanyak tiga unit tercatat 17 ribu, sepeda motornnya ada 58 ribu, dan yang memiliki empat unit atau lebih kendaraan roda empat 9.400 orang, dan motornya 23 ribu lebih," tandasnya.

 

BERITA TERKAIT
DKI Kaji Pajak Kendaraan Bermotor Melalui Sistem Online

DKI Kaji Pajak Kendaraan Bermotor Melalui Sistem Online

Jumat, 15 Agustus 2014 10835

pajak ilustrasi

Wajib Pajak Dilarang Titip Pembayaran ke Petugas

Rabu, 05 November 2014 5425

Pemprov DKI Terus Berkomitmen Berantas Korupsi

KPK Soroti Penerimaan Pajak DKI

Kamis, 06 November 2014 8033

Pajak Online

Tolak Pajak Online, Izin Usaha Akan Dicabut

Jumat, 15 Agustus 2014 6037

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2308

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2249

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1691

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 959

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1344

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks