Rabu, 29 Juli 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 109
(Foto: Istimewa)
PT MRT Jakarta (Perseroda) menyepakati kerja sama pemutakhiran layanan sistem pengumpulan tarif otomatis (automatic fare collection/AFC) Fase 1 Lin Utara Selatan sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan pelanggan.
Kesepakatan bersama Consortium of Hitachi Rail Hong Kong Limited dan PT Softorb Technology Indonesia (CHS) ini ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda), Weni Maulina, CEO Hitachi Rail Hong Kong Limited Nicolas Rabat dan Direktur PT Softorb Technology Indonesia (CHS) Rendy Ardilles.
"kerja sama ini merupakan langkah penting,"
Dirut PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keandalan dan kualitas layanan pelanggan MRT Jakarta.
”Dengan bertambahnya angka keterangkutan MRT Jakarta serta persiapan operasional Fase 2A, kerja sama ini merupakan langkah penting dalam menyelaraskan sistem pengumpulan tarif otomatis yang terintegrasi dan modern,” ujarnya, Rabu (29/7).
Tuhiyat menyampaikan, kerja sama ini akan memutakhirkan dan memodernisasi sistem serta peralatan pengumpulan tarif otomatis di 13 stasiun MRT Jakarta Fase 1.
Pemutakhiran ini diperlukan sebagai langkah strategis penyelarasan dan kesinambungan sistem yang akan digunakan di Fase 2A Lin Utara Selatan.
”Seluruh proses pemutakhiran sistem pembayaran tiket di 13 stasiun MRT Jakarta Fase 1 ditargetkan rampung pada tahun 2028,” katanya.
Selain itu, penyelarasan ini merupakan bagian dari proses pengembangan sistem berbasis akun (account based ticketing) di ekosistem MRT Jakarta yang diharapkan dapat meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan pelanggan dalam mengakses layanan MRT Jakarta.
”Sekaligus mendukung operasional sistem pembayaran yang lebih andal dan terintegrasi,” tandasnya.