APBD 2014 Defisit, Pemprov DKI Tetap Optimis

Rabu, 05 November 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 8548

APBD DKI 2014 Defisit Rp 12 Triliun

(Foto: doc)

Pemprov DKI Jakarta mengalami defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014. Jumlahnya pun cukup fantastis yakni mencapai RP 12 triliun. Namun begitu, Pemprov DKI tetap optimis bisa mengejar target pencapaian pendapatan dari pos dana perimbangan pusat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pajak yang saat ini jumlahnya dinilai belum signifikan.

Saat ini kita defisit kemungkinan ada sekitar Rp 12 triliun dari APBD kita

Setidaknya ada beberapa pos anggaran yang meleset dari target penerimaan. Semula pendapatan dan penerimaan pembiayaan daerah senilai Rp 72,9 triliun, namun hanya bisa mencapai Rp 60 triliun.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengakui, pendapatan DKI tidak bisa mencapai target. Padahal, APBD 2014 telah ditetapkan sebesar Rp 72,9 triliun. Berdasarkan penghitungan dalam dua bulan terakhir tahun 2014, angka tersebut tidak bisa tercapai.

"Saat ini kita defisit kemungkinan ada sekitar Rp 12 triliun dari APBD kita," ujarnya di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (5/11).

Dia menyebutkan penyebab defisitnya pendapatan karena target penerimaan dari berbagai pos meleset. Seperti dana perimbangan tidak tercapai sebesar Rp 6 triliun, proyek Electronic Road Pricing (ERP) sebesar Rp 2 triliun dan sisanya adalah penerimaan pajak yang tidak tercapai yakni Rp 4 triliun.

Akibat adaya defisit pendapatan ini, juga menjadi acuan bagi Pemprov DKI Jakarta untuk menyusun APBD 2015. Semula nilai yang diajukan untuk APBD tahun depan yakni sebesar Rp 81,5 triliun, kemudian dikoreksi menjadi Rp 76 triliun.

Kepala Bidang Pendapatan Daerah Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Yulius Darmawijaya mengklaim, mampu mengejar pencapaian target pendapatan daerah Rp 12 triliun hingga Desember 2014 mendatang. Di antaranya adalah dengan meminta pencairan dana perimbangan dari pemerintah pusat.

"Kami harap dapat meminta tambahan dana perimbangan dari pemerintah pusat untuk mencapai target pendapatan dari dana perimbangan," kata Yulius.

Selain itu, lanjutnya, Pemprov DKI akan mencoba meningkatkan pendapatan dari sektor pajak dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BERITA TERKAIT
saefullah sekda pemprov DKI Jakarta

APBD 2015 Dinilai Realistis

Rabu, 05 November 2014 5977

Penyerapan APBD Sudin PU Air Jakpus Rendah

Penyerapan APBD Sudin PU Air Jakpus Rendah

Selasa, 28 Oktober 2014 5306

Penetapan APBD 2015 Ditargetkan Desember

Sekda Berharap APBD 2015 Disahkan Desember

Selasa, 04 November 2014 8175

DKI Siapkan Rp 1,2 Trilun Bangun Wisma Atlet untuk ASIAN Games

Rp 1,2 Triliun untuk Bangun Wisma Atlet Asian Games

Senin, 03 November 2014 7519

Basuki Berharap Rusun Ciangir Tidak Sama Kalibata

APBD DKI 2015 Bisa Capai Rp 80 Triliun

Kamis, 25 September 2014 5833

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2429

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2544

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1216

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks