Pelantikan Jokowi, 24.816 Personel TNI/Polri Jaga Ibu Kota

Jumat, 17 Oktober 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 3788

24.816 Pasukan TNI/Polri Amankan Ibukota Saat Pelantikan Presiden/Wapres

(Foto: doc)

Sebanyak 24.815 personel TNI/Polri diturunkan untuk mengamankan ibu kota selama pelaksanaan prosesi pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Husuf Kalla pada 20 Oktober mendatang. Selain mengamankan Gedung MPR/DPR/DPD di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, aparat keamanan juga berjaga-jaga di kawasan Istana Negara, jalan-jalan protokol kantor kementerian, sentra ekonomi dan sejumlah objek vital lainnya.

Dalam pelaksanaan pengamanan ini kita menggunakan dua macam, yakni objek sasaran VVIP dan VIP dan berkaitan dengan kamtibmas

Pangdam Jaya, Mayjen Agus Sutomo mengatakan, pihaknya akan membantu aparat kepolisian untuk melakukan pengamanan di ibu kota. Pengamanan ini difokuskan saat menjelang dan pasca pelantikan presiden dan wakil presiden. Kodam Jaya sendiri mengerahkan sebanyak 170 Satuan Setingkat Kompi(SSK) atau 16.000 personel. Dari jumlah ini, yang menjadi pasukan inti hanya sekitar 4.200 personel.

"Dalam pelaksanaan pengamanan ini kita menggunakan dua macam, yakni objek sasaran VVIP dan VIP dan berkaitan dengan kamtibmas," kata Agus, Jumat (17/10).

Agus optimis selama prosesi pelantikan presiden kondisi ibu kota berlangsung kondusif. Diharapkan tidak ada gangguan dan ancaman dari pihak manapun.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono menambahkan, berkaitan dengan adanya keinginan dari masyarakat yang akan melakukan aksi unjuk rasa, pihaknya memberikan kebebasan. Namun dengan catatan aksi unjuk rasa itu resmi, ada izin terlebih dulu pada kepolisian. Selain itu, mereka juga harus tertib dan tidak anarkis saat berunjuk rasa.

"Kami dari Polda Metro Jaya sampai saat ini masih menggelar rangkaian operasi Mantab Brata Jaya 2014 yang dibantu dari Mabes Polri dan Kodam Jaya," tegas Unggung.

Unggung menjelaskan, seluruh personel kepolisian yang bertugas melakukan pengamanan, tidak akan dibekali senjata api. Sebagaimana mengacu dalam peraturan kamtibmas, polisi hanya bertindak sebagai pengamanan. Petugas hanya dibekali gas airmata dan water canon. 

BERITA TERKAIT
 Jokowi Berhenti, Ahok Resmi Pimpin Jakarta

Jokowi Berhenti, Ahok Resmi Pimpin Jakarta

Jumat, 17 Oktober 2014 4495

Jokowi Yakin Ahok Tahu Prioritas Kerja untuk Ibu Kota

Jokowi Yakin Ahok Tahu Prioritas Kerja untuk Ibu Kota

Kamis, 16 Oktober 2014 8979

Jokowi Izin ke Ahok Tetap Tinggal di Rumdin Usai Pelantikan

Usai Pelantikan, Jokowi Izin Tinggal di Rumdin Gubernur

Rabu, 15 Oktober 2014 3544

pelantikan jokowi sebagai gubernur dki jakarta dok beritajakarta

Keppres Turun, Jokowi Siap Dilantik

Rabu, 15 Oktober 2014 4613

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7122

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4813

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1943

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2488

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1044

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks