250 Bangunan Liar di Bantaran Rel Dibongkar

Selasa, 14 Oktober 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 5282

bongkaran banguanan liar di sentiong

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Sebanyak 250 bangunan liar yang berada di bantaran rel kereta api, mulai dari Stasiun Senen hingga Stasiun Sentiong, Jakarta Pusat, Selasa (14/10), dibongkar paksa petugas gabungan. Pembongkaran ini dilakukan untuk keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat sekitar bantaran rel.

Kita juga sudah pasang papan peringatan  tentang pelarangan membangun gedung, tembok, pagar, tanggul, dan bangunan lainnya di jalur kereta api

Pantauan beritajakarta.com, ratusan bangunan liar yang umumnya berbentuk semi permanen ini berada tidak jauh dari Pasar Gaplok. Sebanyak 300 petugas yang terdiri atas Satpol PP, Polri, TNI dan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai membongkar bangunan-bangunan itu sejak pagi. 

Tidak ada perlawanan dalam pembongkaran tersebut. Pasalnya, para penghuni bangunan liar itu telah berkali-kali mendapat peringatan untuk pindah. Direncanakan pembongkaran itu akan berlangsung selama dua hari.

Kepala Humas Daops I PT KAI, Agus Komarudin mengatakan, penertiban bangunan liar sepanjang bantaran rel itu harus dilakukan karena telah menyalahi aturan dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

"Saya kira sudah cukup jelas dalam UU Perkeretaapian. Kita juga sudah pasang papan peringatan  tentang pelarangan membangun gedung, tembok, pagar, tanggul, dan bangunan lainnya di jalur kereta api," kata Agus.

Menurut Agus, dalam UU Perkeretaapian Pasal 192 disebutkan, barang siapa yang mendirikan bangunan di atas lahan PT KAI terancam pidana penjara 1 tahun dan denda Rp 100 juta.

Agus mengungkapkan, PT KAI tidak memberikan ganti rugi atau uang kerohiman bagi warga yang bangunannya ditertibkan. Sebab selama puluhan tahun mereka mendiami lahan milik PT KAI secara ilegal.

"Tinggal dipinggir rel itu kan bahaya. Itu menganggu perjalanan KA. Pembongkaran bangunan liar yang diketahui sepanjang yang kira-kira 2,5 kilometer ini kita selesaikan selama dua hari," ujar Agus.

Kepala Seksi Operasional Satpol PP Jakarta Pusat, Maruli Sijabat  mengatakan, pihaknya menerjunkan 20 personel untuk membantu pembongkaran tersebut."Kita dimintai bantuan PT KAI untuk menertibkan bangunan liar. Selanjutnya hasil bongkaran diangkut menggunakan gerbong kereta," tukasnya.

BERITA TERKAIT
IMG-20140314-00051.jpg

Sampah Menumpuk di Bantaran Rel Stasiun Angke

Jumat, 03 Oktober 2014 5683

Pemprov DKI, Kemenhub dan PT KAI Sepakat Jalin Kerjasama

DKI Kerjasama dengan Kemenhub dan PT KAI

Rabu, 01 Oktober 2014 5300

Perlintasan sebidang ditutup, saya juga minta gerbong kereta lebih banyak nambah keretanya, tiap men

Tewaskan 6 Ribu Orang, Ahok Minta Lintasan KA Ditutup

Rabu, 01 Oktober 2014 6327

Pekerja Galian Kabel Tewas Ditabrak KA

Pekerja Galian Kabel Tewas Ditabrak Kereta

Selasa, 23 September 2014 5046

Basuki Berharap Rusun Ciangir Tidak Sama Kalibata

Basuki Minta KAI Bangun Stasiun Ciangir

Kamis, 18 September 2014 4433

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2419

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2543

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1214

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks