Penghuni Rusun Tipar Cakung Ditertibkan

Kamis, 09 Oktober 2014 Reporter: Nurito Editor: Dunih 15923

Penghuni Rusun Tipar Cakung Ditertibkan

(Foto: Nurito)

Penertiban penghuni rumah susun (rusun), kembali dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Setelah melakukan penertiban ratusan penghuni di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (8/10) kemarin, penertiban hari ini kembali digelar di Rusun Tipar Cakung, Cakung, Jakarta Timur. Dalam penertiban tersebut, sempat diwarnai kericuhan. Seorang penghuni di blok Meranti lantai 5 unit 505, menolak ditertibkan hingga cekcok mulut dengan petugas lantaran mengaku telah membayar retribusi bulanan. Namun karena diketahui telah menunggak 40 bulan, unit yang ditempatinya pun disegel petugas.

Ada 44 unit yang kita tertibkan hari ini. Kesalahannya karena mereka ada yang menunggak dan tidak sesuai dengan SP (surat perjanjian)

"Kenapa rusun kami mau disegel? Kami sudah membayar iuran bulanan. Ini buktinya, pembayaran bulan September 2014," ujar seorang penghuni wanita berusia 40 tahun tersebut sambil menunjukkan kwitansi pembayaran, Kamis (9/10).

Namun, kemudian petugas juga menunjukkan bukti jika rusun atas nama Alfredo ini telah menunggak 40 bulan. Sehingga harus disegel. Padahal, biaya retribusi di lantai 5 cukup murah, hanya Rp 90 ribu per bulan. Petugas pun langsung mengeluarkan seluruh barang yang ada di dalam unit dan menyegel bagian dinding depan rusun tersebut.

Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Rusun Wilayah 3 Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, Sayid Ali mengatakan, hasil razia hari ini ada 44 unit rusun yang disegel di Jakarta Timur. Ke-44 unit itu tersebar di sejumlah rusun dan total nilai tunggakannya mencapai Rp 2,3 miliar. Penyegelan dilakukan karena penghuninya enggan membayar retribusi bulanan. Bahkan, di antara mereka ada yang menunggak hingga 80 bulan.

"Ada 44 unit yang kita tertibkan hari ini. Kesalahannya karena mereka ada yang menunggak dan tidak sesuai dengan SP (surat perjanjian). Di mana mereka over alih dan diperjualbelikan atau dikontrakan ke pihak ketiga," jelas Sayid Ali.

Pihaknya mengaku sudah memanggil dan meminta surat pernyataan dari 44 penghuni rusun tersebut. Kemudian para pemilik diminta untuk membayar 20 persen dari jumlah tunggakan. Sayangnya mereka tetap membandel hingga akhirnya pihaknya mengambil tindakan tegas.

Menurutnya, biaya sewa rusun di Tipar Cakung bagi warga relokasi sangat murah. Yakni untuk lantai 1 Rp 110 ribu dan lantai 5 Rp 90 ribu per bulan. Namun, untuk warga umum tarif per bulannya rata-rata Rp 345 ribu.

Ke depan pihaknya akan terus menertibkan rusun yang masih menunggak. Di antaranya adalah Rusun Cipinang Besar Selatan sebanyak 15 unit, Cipinang Muara 26 unit, Pulogebang 2 unit dan Rusun Pinus elok 30 unit. Seluruhnya akan ditertibkan secara bertahap.

BERITA TERKAIT
rusun_cakung_jaktim_nurito.jpg

10 Penghuni Tinggalkan Rusun Cakung Barat

Sabtu, 01 Maret 2014 5210

Ratusan Unit Rusun Marunda Disegel

Ratusan Unit Rusun Marunda Disegel

Rabu, 08 Oktober 2014 5072

pembangunan rusunawa dok beritajakarta

2 Blok Rusunawa Muara Baru Rampung Pekan Depan

Jumat, 03 Oktober 2014 7959

Plafon Pasar Slipi Rusak Parah

Pasar Slipi Akan Dilengkapi Rusunawa

Senin, 06 Oktober 2014 6920

Rusunawa Daan Mogot

114 Warga Siap Direlokasi ke Rusun Daan Mogot

Senin, 06 Oktober 2014 7802

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 798

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1159

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1100

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks