10 Penghuni Tinggalkan Rusun Cakung Barat

Sabtu, 01 Maret 2014 Reporter: Nurito Editor: Dunih 5550

rusun_cakung_jaktim_nurito.jpg

(Foto: doc)

Pasca penyegelan unit rumah susun (rusun) Kamis (20/2), 10 penghuni unit di Rusun Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur, mulai mengosongkan unit yang selama ini ditempati tersebut. Mereka telah diultimatum Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI untuk mengosongkan, sebelum diusir paksa.

Kepala Unit Pengelola Rusun Wilayah III Jakarta Timur, Dinas Perumahan dan Pembangunan Gedung Pemda DKI Jakarta, Jefyodya Julyan mengatakan, para penghuni unit yang disegel, masih diberikan kesempatan untuk mengosongkan unit secara sukarela. Jika tak mau maka akan dikosongkan secara paksa.

Menurutnya, kasus penyegelan rusun ini masih terus berlanjut. Bahkan, kasusnya akan diteruskan ke pihak kepolisian. Alasannya ada unsur pidana yang harus diselesaikan secara hukum. Dalam catatan Jefy, unit yang disegel itu adalah di Rusun Cakung Barat sebanyak 40 unit, Pulogebang 4 unit dan Pinus Elok 44 unit.

"Sudah 10 unit yang dikosongkan penghuninya secara sukarela. Kita pendekatannya persuasif. Namun, juga akan kita berikan batasan waktu, kalau mereka tak mau mengosongkan sendiri kita kosongkan secara paksa," ujar Jefyodya, Sabtu (1/3).

Namun sayangnya, Jefy enggan menyebutkan soal kapan batas waktu itu akan berakhir. Menurutnya, dari seluruh penghuni yang unitnya disegel, sebagian besar mengaku salah. Yakni menempati rusun tidak sesuai prosedur dan menyalahi surat perjanjian. Kendati begitu ada pula yang sudah melakukan klarifikasi bahwa mereka memiliki surat perjanjian. Hanya saja berapa banyak jumlahnya, Jefy mengaku tak hafal.

Sementara, mengenai kasus jual beli rusun, yang diduga melibatkan oknum PNS, hingga kini masih diselidik. Pihaknya bekerjasama dengan Inspektorat Provinsi DKI untuk memeriksa oknum PNS yang diduga terlibat.

"Untuk laporan ke polisi, kemungkinan kita lakukan pekan depan. Hanya kepastian harinya kita belum ditentukan, karena masih koordinasi dengan Inspektorat DKI sebagai pengawas internal," katanya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7122

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4813

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1943

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2486

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1043

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks