Basuki Targetkan Giant Sea Wall Tipe A Selesai 3 Tahun

Selasa, 07 Oktober 2014 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 7955

Basuki Targetkan Giant Sea Wall Tipe A Selesai 3 Tahun

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kemenko Bidang Perekonomian dan pengembang akan melaksanakan groundbreaking Giant Sea Wall (GSW) tipe A pada Kamis (9/10).

Iya, NCICD tipe A itu sudah oke dan harus selesai dalam tiga tahun

Peletakan batu pertama untuk tahap A National Capital Integrated Coastal Development (NCICD)/Pengembangan Terpadu Pesisir Ibukota Negara (PTPIN) berupa penguatan tanggul di garis pantai Jakarta sepanjang 32 kilometer.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menargetkan pembangunan Giant Sea Wall tipe A akan rampung dalam kurun waktu tiga tahun. "Iya, NCICD tipe A itu sudah oke dan harus selesai dalam tiga tahun," kata Basuki, di Balaikota, Selasa (7/10).

Beberapa waktu lalu usai meninjau tanggul buatan di Korea Selatan, Basuki sempat mengusulkan agar pembangunan tanggul di pantai utara Jakarta dipertimbangkan kembali. "Bukan GSW (Giant Sea Wall) keseluruhan. Kalau yang dalam nggak perlu dikaji ulang. Tapi GSW luar yang perlu dikaji ulang," ungkapnya.

Ia menjelaskan, pembangunan GSW yang perlu dikaji kembali di antaranya bagian tanggul laut Garuda Raksasa alias tahap B pembangunan NCICD. Sebab, pembangunan tanggul raksasa tahap B dikhawatirkan akan menjadi kolam limbah dari 13 sungai di Jakarta. Terlebih, pantai utara Jakarta tidak memiliki gelombang pasang yang tinggi yang bisa "membilas" endapan lumpur di tanggul.

"Kalau yang A itu kan kayak Pantai Indah Kapuk segala macam. Nah yang B sampai kayak ada garuda itu yang perlu dikaji. Nah itu bisa selesai sampai tahun 2030," jelasnya.

Sekadar diketahui, pembangunan tanggul laut 'Garuda Raksasa' di perairan Teluk Jakarta dibagi dalam tiga tahap.

Tahap pertama yaitu penguatan garis pantai Jakarta. Fase ini mencakup penguatan tanggul dan pemasangan stasiun pompa. Total investasinya mencapai US$ 1,9 miliar.

Kedua, pembangunan tanggul laut luar dan reklamasi laut (pulau buatan) seluas 1.250 hektare hingga 4.000 hektare pada periode 2018-2022. Pada fase ini juga akan dikembangkan jalan tol dari Tangerang dan Bekasi. Selain itu, ada juga pembangunan stasiun pompa, pintu air, pemindahan jaringan pipa, serta restorasi hutan bakau dengan perkiraan biaya US$ 4,8 miliar.

Ketiga, fase pembangunan tanggul luar di sisi timur Jakarta, namun sampai saat ini belum bisa ditentukan apakah tanggul laut di sisi luar bagian timur diperlukan. Alasannya, penurunan muka tanah di kawasan timur masih relatif lambat dan sungai-sungai utama masih mengalir bebas.

BERITA TERKAIT
Basuki : Konsep Tanggul di Korsel Beda

Basuki Tak Mau Tiru Konsep Giant Sea Wall Korsel

Senin, 22 September 2014 4344

Korsel Bantu DKI Buat Masterplan Giant Sea Wall

Korsel Siap Bantu DKI Bangun Tanggul Raksasa

Rabu, 17 September 2014 7241

Reklamasi Pantai

Reklamasi 17 Pulau di Teluk Jakarta Dimulai 2015

Kamis, 11 September 2014 18756

ahok_plenary_wahyu.jpg

Pengembang Harus Selesaikan Reklamasi Teluk Jakarta

Kamis, 12 Juni 2014 8105

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2423

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2546

Taman Lapangan Banteng doc

Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng

Sabtu, 21 Maret 2026 996

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1791

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1426

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks