1.700 Warga Jaktim Daftar Jadi Akseptor KB Baru

Kamis, 12 Oktober 2017 Reporter: Suparni Editor: Andry 2507

Bhakti Sosial KB Kesehatan Hasilkan 1700 Aseptor Baru

(Foto: Suparni)

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana secara resmi menutup program Bhakti TNI Manunggal Keluarga Berencana (KB) Kesehatan tahun 2017 di Rusun Tipar Cakung, Cakung Barat, Cakung.

Alhamdulillah melebihi target. Peserta KB baru mencapai 1.700 orang dari 1.300 orang yang ditargetkan

"Alhamdulillah melebihi target. Peserta KB baru mencapai 1.700 orang dari 1.300 orang yang ditargetkan," ujarnya di lokasi, Kamis (12/10).

Menurut Bambang, program pengendalian penduduk di Jakarta harus terus digencarkan aparatur wilayah yang dekat dengan warga.

"Makanya saya imbau lurah dan camat menjadi contoh bagi warga dengan ikut program KB secara mandiri," katanya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan ini, pihaknya sekaligus memberi bantuan alat kesehatan.

"Kita juga buka layanan kesehatan dan konsultasi KB untuk warga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Walikota Jaksel, sosialisasi KB di RPTRA Ciganjur

Pemkot Jaksel dan TNI Sosialisasikan KB di RPTRA Ciganjur

Kamis, 10 Agustus 2017 2547

33 Warga Jatinegara Dapat Layanan KB Dalam TMMK

33 Warga Jatinegara Dapat Layanan KB pada Kegiatan TMMK

Selasa, 11 Juli 2017 2739

Sudin PPAPP Galakan Pengendalian Penduduk di Pulau Panggang

30 Kader Penggerak KB di Pulau Panggang Diberi Penyuluhan

Selasa, 25 Juli 2017 2490

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2349

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2367

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1714

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 981

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1762

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks