DKI Bebaskan Pemilik Usaha Pilih Alat Online Pajak

Kamis, 11 September 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Dunih 6106

400 WP Dapat Penawaran Kredit Alat Pajak Online

(Foto: doc)

Penerapan pajak online terhadap bidang usaha hotel, restoran, hiburan, dan parkir terus digencarkan Pemprov DKI. Untuk kemudahan wajib pajak (WP) melaksanakan kewajibannya, Pemprov DKI juga membebaskan pemilik usaha memilih alat online pembayaran pajak sesuai kebutuhan WP tersebut. Nantinya alat tersebut bisa langsung dikoneksikan pemilik usaha dengan bank, salah satunya Bank BRI.

Kita undang beberapa vendor penyedia alat online pajak, untuk mempresentasikan produk dan harga dari mereka kepada 400 WP usaha yang hadir

"Kita undang beberapa vendor penyedia alat online pajak, untuk mempresentasikan produk dan harga dari mereka kepada 400 WP usaha yang hadir," ujar W Purba, Kepala Suku Dinas Pelayanan Pajak 1 Jakarta Selatan, Kamis (11/9).

Menurut Purba, dengan diadakannya presentasi massal vendor alat sistem online tersebut para WP bisa lebih banyak pilihan. Bukan hanya dari kecanggihan alat, namun juga dari sisi harga. "Kan tinggal mereka kebutuhannya apa. Lalu vendor mana yang kira-kira dari harga cocok dengan mereka," ucapnya.

Purba mengatakan, seluruh WP di 4 bidang usaha tersebut di akhir 2014 sudah harus menggunakan sistem online pajak. Karena selama ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah cukup lama melakukan sosialisasi. Ia menyebutkan, untuk WP usaha di Suku Dinas Pelayanan Pajak 1 Jakarta Selatan, saat ini terdapat 1600 WP. Dari angka ini, yang sudah menggunakan sistem komputerisasi ada 935 WP, cash register 429 WP, dan manual 236 WP. Namun begitu, yang sudah online baru dari komputerisasi 763 WP, dan cash register 27 WP.

"Cukup, kita lebih dari 2 tahun melakukan sosialisasi. Nanti masuk 2015, sesuai dengan Pergub 224 Tahun 2012 jika ada yang belum online akan dievaluasi perizinan usahanya," jelasnya.

Nantinya, lanjut Purba, jika ada WP yang berminat namun tidak memiliki dana banyak bisa dibantu oleh BRI. Alatnya pun cukup terjangkau, sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

"Ada pinjaman lunak hingga 12 bulan dari BRI. Lagipula yang ditawarkan disini kan hanya sekitar Rp 4-10 juta alatnya," ucap Purba.

Zahra salah satu pemilik usaha ayam bakar mengaku, sudah memiliki alat tersebut. Tempatnya juga sudah disurvei oleh petugas dari BRI. Namun, hingga kini belum ada kelanjutan dari survei tersebut. "Saya sudah punya alat, dan saat disurvei katanya mesti dipasang chip dari BRI. Tapi, sampai sekarang belum juga ada kelanjutan, takut juga kalau nanti dikasih sanksi," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
Tunda Bayar PBB, Developer Diblokir Urus Izin

PT Jakpro Tunggak PBB

Rabu, 10 September 2014 4851

Tiga Rusun Disiapkan Untuk Warga Kampung Pulo

930 KK Warga Kampung Pulo Akan Direlokasi

Senin, 01 September 2014 6067

pbb_ilsutrasi28.jpg

Batas Akhir Pembayaran PBB Diperpanjang

Kamis, 28 Agustus 2014 20354

Penerimaan PBB Jakbar Baru Capai 400 Miliar

Perolehan PBB Jakbar Baru Capai 40 Persen

Senin, 25 Agustus 2014 5406

pajak menurun ilustrasi

Penerimaan PBB Jaksel Menurun

Rabu, 20 Agustus 2014 6366

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7117

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4806

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1916

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2477

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1024

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks