Takut Razia, Sopir Truk Parkir di Terminal Tanah Merdeka

Rabu, 10 September 2014 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Dunih 7004

Parkir Sembarangan, 17 Truk di Jl Arteri Marunda Ditindak

(Foto: doc)

Maraknya razia parkir liar di Jl Arteri Marunda dan Jl RE Martadinata, membuat sopir truk mencari tempat lain untuk memarkirkan kendaraannya. Akibatnya, Terminal Mobil Barang Tanah Merdeka, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, menjadi penuh dengan kehadiran truk-truk besar tersebut. Jika biasanya hanya sekitar 60 kendaraan per hari parkir di lokasi tersebut, kini jumlahnya bertambah sekitar 20 persen.

Semenjak 3 hari ini truk yang parkir meningkat. Sekarang kita kalau mau keluar masuk jadi susah. Padahal, dari parkir sampai keluar dulu cuma butuh 5 menit

Kondisi ini cukup merepotkan pengelola terminal. Pasalnya, luas lahan terminal hanya 3,5 hektare dengan kapasitas kendaraan sekitar 200 unit mobil truk ukuran sedang. Namun praktiknya, kendaraan yang parkir di sana lebih banyak berukuran besar. Dengan penambahan sekitar 10-15 kendaraan per hari, lahan terminal menjadi sesak.

Seorang sopir truk trailer bernopol E 9195 HB, Andi Candra (35) mengatakan, bertambahnya truk trailer yang parkir, membuat kawasan terminal jadi semrawut. Bahkan, untuk keluar-masuk kendaraan, para sopir membutuhkan waktu hingga 20 menit.

"Semenjak 3 hari ini truk yang parkir meningkat. Sekarang kita kalau mau keluar masuk jadi susah. Padahal, dari parkir sampai keluar dulu cuma butuh 5 menit," ujarnya, Rabu (10/9).

Andi menambahkan, murahnya biaya parkir yang hanya Rp 3.000 per hari dan Rp 10.000 per hari jika kendaraan menginap, jadi alasan para sopir truk parkir di tempat tersebut. Jumlah tersebut jelas lebih murah jika dibandingkan terkena razia petugas yang pastinya bakal terkena denda Rp 500 ribu.

Kepala Terminal Mobil Barang Tanah Merdeka, Otto Samosir mengakui, semenjak petugas menggalakkan razia parkir liar, jumlah truk trailer yang parkir pada pagi hari meningkat. Para sopir tersebut parkir di dalam terminal untuk menghindari razia atau menunggu waktu melakukan loading barang.

Otto menambahkan, akibat meningkatnya jumlah kendaraan di terminal, truk menjadi susah bermanuver. Sebab, kendaraan yang biasa parkir di terminal adalah truk kontainer dan bus besar yang tidak tertampung di Terminal Tanjung Priok.

"Selain 6 truk trailer yang terjaring razia, setiap harinya penambahan truk yang parkir di sini antara 10-15 kendaraan. Makanya, kita berharap mobil yang dirazia dan ditaruh di sini segera diambil," pintanya.

BERITA TERKAIT
Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Sudin Perhubungan Jakarta Pus

Sanusi: Razia Parkir Liar Tak Efektif

Selasa, 09 September 2014 4635

dishub derek mobil parkir liar

Dua Hari, Dishub Kumpulkan Uang Denda Parkir Rp 11 Juta

Rabu, 10 September 2014 4599

Jalan Raya Kembangan Marak Parkir Liar

Jl Raya Kembangan Marak Parkir Liar

Kamis, 11 September 2014 3989

Ditertibkan Sehari, Kawasan Segitiga Jatinegara Kembali Marak Parkir Liar

Kawasan Jatinegara Kembali Marak Parkir Liar

Selasa, 09 September 2014 5594

Sepeda Motor Parkir Liar Belum Dikenakan Denda Derek

Parkir Liar, Motor Bisa Didenda Rp 500 Ribu

Selasa, 09 September 2014 3475

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9248

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3218

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3637

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1934

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1504

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks