Sanusi: Razia Parkir Liar Tak Efektif

Selasa, 09 September 2014 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 4634

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Sudin Perhubungan Jakarta Pus

(Foto: Yopie Oscar)

Penertiban parkir liar di ibu kota yang digelar oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Senin (8/9) kemarin dianggap tidak efektif. Pasalnya, jumlah personel Dishub DKI Jakarta sangat terbatas sehingga penertiban dengan cara mengandangkan mobil yang parkir liar di sejumlah ruas jalan tidak berdampak positif.

Apa bisa petugas Dishub DKI Jakarta menjaga sejumlah titik parkir liar setiap hari? Berapa banyak mobil yang terpaksa diderek karena parkir di pinggir jalan

"Apa bisa petugas Dishub DKI Jakarta menjaga sejumlah titik parkir liar setiap hari? Berapa banyak mobil yang terpaksa diderek karena parkir di pinggir jalan," kata M Sanusi, anggota DPRD DKI Jakarta, kepada beritajakarta.com, Selasa (9/9).

Ia mengatakan, parkir liar di ibu kota akan tetap marak karena petugas Dishub DKI Jakarta tidak mungkin menjaga seluruh lokasi parkir liar setiap hari.

"Perlu diingat juga, sebagian besar lokasi parkir liar di Jakarta dikelola oleh sekelompok ormas bekerja sama dengan oknum petugas yang sudah berlangsung sekian lama," ujarnya.

Sehingga, menurut Sanusi, razia parkir liar dengan cara pengandangan serta sanksi denda sebesar Rp 500 ribu per hari tidak terlalu membawa dampak positif dalam upaya menghilangkan lokasi parkir liar di ibu kota. "Warga akan terus kucing-kucingan dengan petugas Dishub DKI yang sedang menggelar operasi," tuturnya.

Untuk itu, kata Sanusi, lurah dan camat dapat diikutsertakan untuk mengawasi lokasi parkir liar di wilayahnya masing-masing. Sebab, sebagian uang dari bisnis parkir liar selama ini turut dinikmati oleh oknum petugas kelurahan dan kecamatan.

"Bila perlu digelar kontes, bagi lurah dan camat yang berhasil memberantas lokasi parkir liar diberikan insentif. Begitu pula bagi pejabat lurah dan camat yang tidak sanggup memberantas parkir liar dicopot saja dari jabatannya," ungkap politisi Partai Gerindra ini.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, M Akbar mendukung usulan yang disampaikan oleh M Sanusi.

"Memang, kalau mau efektif ya melibatkan semua pihak sehingga parkir liar yang selama ini mengakibatkan kemacetan lalu lintas dapat diselesaikan. Kita bisa minta masyarakat, aparat satpol PP, lurah, serta camat, dan sebagainya untuk berperan dalam penertiban parkir liar," ujarnya.

BERITA TERKAIT
derek mobil parkir liar

11 Kendaraan Dikandangkan

Senin, 08 September 2014 4771

dishub derek mobil parkir liar

Ahok: Orang Jakarta, Didenda Baru Takut

Senin, 08 September 2014 3983

mobil derek beritajakarta jamal

Dishub Ajukan Pengadaan 20 Mobil Derek

Selasa, 09 September 2014 5451

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Sudin Perhubungan Jakarta Pus

Puluhan Mobil dan Belasan Sepeda Motor di Jakpus Ditilang

Senin, 08 September 2014 3473

Bank DKI Layani Retribusi Pemprov DKI dengan Virtual Account

Bank DKI Layani Retribusi Pemprov DKI dengan Virtual Account

Kamis, 04 September 2014 7594

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9248

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3218

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3637

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1934

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1504

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks