Sanusi: Razia Parkir Liar Tak Efektif

Selasa, 09 September 2014 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 4453

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Sudin Perhubungan Jakarta Pus

(Foto: Yopie Oscar)

Penertiban parkir liar di ibu kota yang digelar oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Senin (8/9) kemarin dianggap tidak efektif. Pasalnya, jumlah personel Dishub DKI Jakarta sangat terbatas sehingga penertiban dengan cara mengandangkan mobil yang parkir liar di sejumlah ruas jalan tidak berdampak positif.

Apa bisa petugas Dishub DKI Jakarta menjaga sejumlah titik parkir liar setiap hari? Berapa banyak mobil yang terpaksa diderek karena parkir di pinggir jalan

"Apa bisa petugas Dishub DKI Jakarta menjaga sejumlah titik parkir liar setiap hari? Berapa banyak mobil yang terpaksa diderek karena parkir di pinggir jalan," kata M Sanusi, anggota DPRD DKI Jakarta, kepada beritajakarta.com, Selasa (9/9).

Ia mengatakan, parkir liar di ibu kota akan tetap marak karena petugas Dishub DKI Jakarta tidak mungkin menjaga seluruh lokasi parkir liar setiap hari.

"Perlu diingat juga, sebagian besar lokasi parkir liar di Jakarta dikelola oleh sekelompok ormas bekerja sama dengan oknum petugas yang sudah berlangsung sekian lama," ujarnya.

Sehingga, menurut Sanusi, razia parkir liar dengan cara pengandangan serta sanksi denda sebesar Rp 500 ribu per hari tidak terlalu membawa dampak positif dalam upaya menghilangkan lokasi parkir liar di ibu kota. "Warga akan terus kucing-kucingan dengan petugas Dishub DKI yang sedang menggelar operasi," tuturnya.

Untuk itu, kata Sanusi, lurah dan camat dapat diikutsertakan untuk mengawasi lokasi parkir liar di wilayahnya masing-masing. Sebab, sebagian uang dari bisnis parkir liar selama ini turut dinikmati oleh oknum petugas kelurahan dan kecamatan.

"Bila perlu digelar kontes, bagi lurah dan camat yang berhasil memberantas lokasi parkir liar diberikan insentif. Begitu pula bagi pejabat lurah dan camat yang tidak sanggup memberantas parkir liar dicopot saja dari jabatannya," ungkap politisi Partai Gerindra ini.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, M Akbar mendukung usulan yang disampaikan oleh M Sanusi.

"Memang, kalau mau efektif ya melibatkan semua pihak sehingga parkir liar yang selama ini mengakibatkan kemacetan lalu lintas dapat diselesaikan. Kita bisa minta masyarakat, aparat satpol PP, lurah, serta camat, dan sebagainya untuk berperan dalam penertiban parkir liar," ujarnya.

BERITA TERKAIT
derek mobil parkir liar

11 Kendaraan Dikandangkan

Senin, 08 September 2014 4602

dishub derek mobil parkir liar

Ahok: Orang Jakarta, Didenda Baru Takut

Senin, 08 September 2014 3846

mobil derek beritajakarta jamal

Dishub Ajukan Pengadaan 20 Mobil Derek

Selasa, 09 September 2014 5167

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Sudin Perhubungan Jakarta Pus

Puluhan Mobil dan Belasan Sepeda Motor di Jakpus Ditilang

Senin, 08 September 2014 3311

Bank DKI Layani Retribusi Pemprov DKI dengan Virtual Account

Bank DKI Layani Retribusi Pemprov DKI dengan Virtual Account

Kamis, 04 September 2014 7269

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3741

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1520

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1134

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks