Mulai 15 September, Jam Kunjungan Monas Dibatasi

Jumat, 05 September 2014 Reporter: Andry Editor: Lopi Kasim 24662

Mulai 15 September, Pengelola Monas Batasi Jam Kunjungan

(Foto: doc)

Mulai 15 September mendatang, jam kunjungan dan operasional di kawasan Monumen Nasional (Monas) akan dibatasi. Pembatasan itu dilakukan menyusul maraknya pedagang kaki lima (PKL) liar masuk ke dalam kawasan seluas 82 hektare tersebut khususnya di malam hari.

Selasa sampai Minggu, kita buka jam 4 pagi hingga jam 8 malam. Di hari senin, kita buka hanya sampai jam 10 pagi


"Kita pelajari situasi dan ternyata di sini semakin malam itu makin meriah. Semakin banyak pedagang gula-gula," kata Kepala UP Kawasan Monas, Rini Haryani, Jumat (5/9).

Melihat kondisi itu, lanjut Rini, pihaknya bersama unsur terkait akhirnya sepakat untuk menutup kawasan Monas menjadi lebih awal mulai 15 September mendatang. Pembatasan jam operasional tersebut juga segera diinformasikan kepada seluruh pengunjung melalui spanduk.

"Kami akan segera pasang spanduk untuk diinformasikan bahwa per-15 September ini, kita ada aturan baru," jelasnya.

Di dalam aturan itu, kata Rini, kawasan Monas yang semula buka 24 jam, kini dibatasi pukul 04.00-20.00 pada Selasa hingga Minggu. Khusus di hari Senin, jam kunjungan dipersingkat dari pukul 04.00-10.00. "Selasa sampai Minggu, kita buka jam 4 pagi hingga jam 8 malam. Di hari senin, kita buka hanya sampai jam 10 pagi," ujarnya.

Menurut Rini, alasan utama pembatasan operasional kawasan Monas pada hari Senin lebih singkat karena jumlah kunjungan tidak terlalu banyak. Selain itu, Senin juga ditetapkan sebagai hari evaluasi kerja selama sepekan.  "Waktu di hari Senin kita manfaatkan untuk konsolidasi di dalam. Kita evaluasi, selama seminggu ada apa saja," ujarnya.

Pihaknya, tambah Rini, berharap PKL liar yang biasa berdagang di Monas dapat menghargai dan menyadari kawasan ini sebagai cagar budaya. Ada banyak jejak sejarah yang harus dilindungi serta tidak boleh dikotori dengan barang dagangan.

"Saya juga sudah putuskan, kawasan ini, merupakan sebuah kawasan museum. Jadi PKL harus menghargai kawasan ini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Jokowi: Tempat Uji Kir Lain Siap-siap

Jam Buka Monas Dibatasi, Jokowi Minta Persetujuan Warga

Rabu, 13 Agustus 2014 10963

5 SKPD Tidak Urusin Monas Lagi

UP Kawasan Monas Masih Lakukan Pendataan Aset

Kamis, 21 Agustus 2014 9719

5 SKPD Tidak Urusin Monas Lagi

Besok, Pengelolaan Listrik Monas Dilimpahkan

Kamis, 28 Agustus 2014 8990

5 SKPD Tidak Urusin Monas Lagi

Revitalisasi Pasar IRTI Monas Molor

Jumat, 29 Agustus 2014 11482

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9240

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3209

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3630

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1926

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1491

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks