Besok, Pengelolaan Listrik Monas Dilimpahkan

Kamis, 28 Agustus 2014 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Lopi Kasim 8965

5 SKPD Tidak Urusin Monas Lagi

(Foto: doc)

Sebanyak 2.200 lampu dan 30 panel listrik di kawasan Monumen Nasional (Monas) yang sebelumnya kewenangannya berada di Suku Dinas Energi dan Perindustrian Jakarta Pusat, secara resmi akan dilimpahkan pengelolaannya kepada Unit Pengelola (UP) Kawasan Monas, Kamis (28/8) besok. Ke depan, diharapkan pengelolaan listrik di kawasan Monas lebih profesional.

Kami usulkan supaya panelnya itu pakai master Q, jadi kalau pakai master Q itu cukup satu kunci untuk 30 panel


Kepala Suku Dinas Energi dan Perindustrian Jakarta Pusat, Iswandi mengatakan, pasca penggabungan pengelolaan kawasan Monas ke UP Kawasan Monas, otomatis kewenangan pengelolaan listik di kawasan ikon ibu kota itu pun berpindah. Ia berharap, berbagai persoalan kelistrikan di Monas ke depan lebih profesional. Selama ini, menurut Iswandi, listik di Monas kerap mengalami berbagai masalah di antaranya kasus pencurian listrik.  

Dikatakan oleh Iswandi, maraknya pencurian listrik itu terjadi karena tutup panel listrik di dalam area taman dirusak pedagang. Selain itu, setiap panel memiliki kunci masing-masing, akibatnya gampang dirusak. Hal itu, mengakibatkan Pemerintah DKI Jakarta kerap mengalami kerugian.

Pihaknya, kata Iswandi, telah menjadwalkan pertemuan untuk membahas penyerahan aset tersebut kepada UP Kawasan Monas, Kamis (28/8). Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan bersama dengan melihat langsung kondisi 30 panel tersebut.  

Walaupun pengelolaannya secara resmi diserahkan, namun tidak otomatis perawatan listrik tersebut langsung diambil alih UP Kawasan Monas. Sebab, saat ini anggaran perawatan listrik sebesar Rp 600 juta masih ada di kas Sudin Energi dan Perindustrian Jakarta Pusat. UP Kawasan Monas baru bisa mengelola secara penuh pada 2015 mendatang.

Menurut Iswandi, setelah dikelola UP Kawasan Monas, pihaknya mengusulkan agar tutup panel listrik menggunakan satu kunci untuk 30 panel yang ada di dalam kawasan Monas. "Kami usulkan supaya panelnya itu pakai master Q, jadi kalau pakai master Q itu cukup satu kunci untuk 30 panel," ujarnya, Rabu (27/8).

Pihaknya, tambah Iswandi, mengapresiasi rencana PT PLN memasang Kilo Watt Hour (KWH) meter di area Monas. Dengan itu, kerugian akibat pencurian listrik dapat diketahui. "Kalau sudah pasang KWH meter, kan ketahuan berapa yang dipakai, termasuk berapa kerugian yang diakibatkan," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
pmks berjaga sampai malam

184 PMKS Ditertibkan di Jakpus

Selasa, 26 Agustus 2014 3845

5 SKPD Tidak Urusin Monas Lagi

UP Kawasan Monas Masih Lakukan Pendataan Aset

Kamis, 21 Agustus 2014 9679

 Pasalnya, rencana Penataan Penertiban dan Pemugaran kembali Monas (PPPM) beserta sistem keamanannya

Pergub Penyatuan Monas Rampung Akhir Juli

Kamis, 03 Juli 2014 6438

20 Titik Pagar Monas Dirusak PKL

20 Titik Pagar Monas Dirusak PKL

Selasa, 17 Juni 2014 6540

Tidak Memiliki KTP DKI, Pedagang Lama IRTI Akan Dicoret Dari Daftar

Tanpa KTP DKI, 31 Pedagang IRTI Monas Dicoret

Sabtu, 09 Agustus 2014 4119

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5071

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1292

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1438

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1366

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 553

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks