Rp 20 Miliar untuk Penataan RTH di Jakbar

Kamis, 04 September 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Dunih 5474

Hutan Kota Rawa Dongkal Beralih Fungsi

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Target Ruang Terbuka Hijau (RTH) di ibu kota bukanlah pekerjaan mudah. Selain membutuhkan lahan yang luas, dana yang besar juga harus dianggarkan untuk kesuksesan program tersebut. Untuk di Jakarta Barat saja, tahun 2014 ini setidaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 20 miliar. Dana sebesar itu digunakan untuk 16 kegiatan perbaikan dan penataan RTH baik taman, jalur hijau dan Taman Pemakaman Umum (TPU).

Untuk jalur hijau yang hilang ada sekitar 20 persen dari total sekitar 100 jalur. Sebab, jalur hijau itu di dalamnya banyak dipengaruhi oleh sejumlah kepentingan, baik pelebaran jalan, normalisasi kali ataupun penerangan jalan umum

Teknisnya selain mengganti sejumlah tanaman yang rusak, Sudin Pertamanan Jakarta Barat juga akan memasang pagar jalur hijau yang rusak serta membuat bak tanaman untuk jalur hijau yang kerap terkena banjir, seperti di sepanjang jalur hijau di Jl Tubagus Angke.

“Kami tetap optimis sisa waktu yang hanya sekitar tiga bulan dapat untuk menghijaukan kembali semua RTH, dan menyerap seluruh anggaran tersebut. Semua berkasnya sedang dalam tahap evaluasi di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa DKI Jakarta yang mudah-mudahan akhir bulan ini semuanya disetujui,” ujar Kadirun, Kasie Jalur Hijau Sudin Pertamanan Jakarta Barat, Kamis (4/9).

Kadirun menyebutkan, sekitar 200 taman yang ada menurutnya juga telah mengalami kerusakan. Ia mengakui jika sepanjang tahun ini belum melakukan penataan dan perbaikan. Sebab, biaya untuk penataan dan perbaikannya masih sedang dalam proses lelang di di (ULP) Barang dan Jasa DKI.

“Untuk jalur hijau yang hilang ada sekitar 20 persen dari total sekitar 100 jalur. Sebab, jalur hijau itu di dalamnya banyak dipengaruhi oleh sejumlah kepentingan, baik pelebaran jalan, normalisasi kali ataupun penerangan jalan umum,” jelasnya.

Kerusakan sejumlah jalur hijau di Jakarta Barat memang sudah cukup memprihatinkan seperti di sepanjang Jl Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jl Pedongkelan sisi kali Cengkareng Drain, Cengkareng, Jl Lingkar Luar Cengkareng, Jembatan Besi sisi Kali Kanal Banjir Barat (KBB), Jl Daan Mogot dan Jl Latumenten dari lampu merah Grogol sampai Jembatan Besi.

Rumput pada seluruh taman tersebut, yang awalnya tumbuh lebat dan hijau kini menjadi coklat akibat terbakar matahari. Begitu juga dengan pohon lindungnya juga banyak yang mati. Kemudian  tanahnya juga terkelupas dan tak jarang ketika hujan seperti kubangan kerbau. Bahkan, beberapa jalur hijau seperti di Jl Daan Mogot beralih fungsi akibat peninggian dan pelebaran jalan.

BERITA TERKAIT
RTH flyover Cakung Jadi Tempat Parkir Liar

RTH Jembatan Cakung Jadi Parkir Liar

Selasa, 12 Agustus 2014 5956

Ruang Terbuka Hijau di Jaktim Belum Ideal

Ruang Terbuka Hijau di Jaktim Belum Ideal

Rabu, 09 Juli 2014 11373

museum taman prasati

Museum Taman Prasasti Pasang 27 CCTV

Senin, 01 September 2014 6299

beberapa pohon disepanjang sisi yang dilalui proyek akan ditebang.

Puluhan Pohon di Jalan Abdul Muis Ditebang

Selasa, 02 September 2014 6564

taman rusak akibat demo

Taman Rusak, DKI Rugi Ratusan Juta

Jumat, 22 Agustus 2014 5460

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2845

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1251

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1040

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1181

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 576

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks