Massa Prabowo Rusak Taman di Bundaran BI

Jumat, 22 Agustus 2014 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 4129

Massa Prabowo-Hatta Rusak Taman Bundaran Bank Indonesia

(Foto: Andry)

Aksi demonstrasi massa pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat mengakibatkan taman di Bundaran Bank Indonesia (BI), rusak.

Kita baru bisa hitung berapa kerugian tanaman yang rusak di taman itu besok (Jumat-red). Mulai hari ini, kita akan coba opname berapa kerusakan yang terjadi

Tak hanya itu, aksi unjuk rasa terkait sidang putusan gugatan Pilpres 2014 di gedung Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga mengundang kehadiran puluhan pedagang kaki lima (PKL).

PKL yang mayoritas berasal dari Monas menjadikan jalur hijau pedestrian di Jalan Medan Merdeka Selatan, tepatnya di belakang Patung Jenderal Sudirman sebagai tempat berjualan.

Pantauan beritajakarta.com di lapangan, puluhan PKL dengan berbagai jajanan menduduki taman trotoar yang berada tepat di seberang gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Di sepanjang pedestrian ini, para PKL dengan bebas menggelar lapak pakaian dan gerobak dagangan makanan. Imbasnya, rumput dan tanaman di taman trotoar itu rusak terinjak-terinjak dan kotor dipenuhi sampah jajanan. Ironisnya, tidak ada satupun petugas Pertamanan ataupun Satpol PP yang terlihat berjaga dan mengusir PKL.

Kabid Jalur Hijau Kota Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Temi Kendra Putera mengatakan belum bisa menghitung jumlah kerugian akibat kerusakan taman di Bundaran Patung Kuda.

"Kita baru bisa hitung berapa kerugian tanaman yang rusak di taman itu besok (Jumat-red). Mulai hari ini, kita akan coba opname berapa kerusakan yang terjadi," katanya saat dihubungi, Kamis (21/8) malam.

Temi mengungkapkan, pihaknya sudah menerjunkan petugas ke lapangan untuk menghitung berapa volume dan jenis tanaman yang rusak di taman tersebut. "Nanti dilihat, apakah masih ada tanaman yang bisa kita selamatkan atau diganti," jelasnya.

Mengenai PKL yang berjualan di jalur hijau pedestrian, Temi mengutarakan hal tersebut merupakan ranah Satpol PP untuk melakukan pengawasan dan penindakan. Apalagi, massa pengunjuk rasa yang membeli dagangan PKL di lokasi jumlahnya terlalu banyak.

"Itu ranahnya Satpol untuk melakukan pengusiran pedagang di atas taman. Petugas kita juga sudah diterjunkan, tapi hanya bisa menahan agar PKL tidak meluas berdagang di jalur hijau," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
Diinjak Massa Pendemo, Sejumlah Taman Rusak Parah

Diinjak Massa Pendemo, Sejumlah Taman Rusak

Kamis, 21 Agustus 2014 2961

taman vertikal dok bjcom

Taman Vertikal Cikini Diperbaiki

Senin, 18 Agustus 2014 4327

korbang gigitan anjing pitbul

Gigit Petugas Taman, Anjing Warga Gagal Diobservasi

Senin, 18 Agustus 2014 3300

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3398

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 645

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1407

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks