DKI Bakal Naikkan Status Ancol Jadi Kelas Internasional

Senin, 18 Agustus 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 15519

DKI Bakal Naikkan Status Ancol Jadi Kelas Internasional

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana meningkatkan status Ancol Taman Impian dari kelas nasional menjadi kelas internasonal. Dengan status tersebut, diharapkan warga Jakarta yang ingin berlibur tidak perlu jauh ke luar negeri. 

Jadi gini, sekarang orang-orang kaya atau kelas menengah kalau liburan itu kemana? Jepang, Korea dan lain-lain. Nah kita pengen juga punya yang sekelas dengan itu, setara dengan internasional

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, rencana pengembangan kawasan Ancol harus dibarengi dengan reklamasi pantai. Rencananya, PT Pembangunan Jaya Ancol akan melakukan reklamasi seluas 16 hektare.

"Jadi gini, sekarang orang-orang kaya atau kelas menengah kalau liburan itu kemana? Jepang, Korea dan lain-lain. Nah, kita pengen juga punya yang sekelas dengan itu, setara dengan internasional," kata Basuki, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (18/8).

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Gatot Setyo Waluyo mengatakan, pihaknya akan menaikkan status Ancol dari sebelumnya hanya kelas nasional menjadi berkelas internasional. "Kami akan bangun satu theme park (taman bermain) di atas lahan reklamasi untuk menaikan image ancol yang tadinya katakanlah national brand menjadi international brand," katanya.

Bahkan, pihaknya akan bekerjasama dengan operator dari luar negeri untuk memposisikan Ancol sebagai International Destination Theme Park. Ditargetkan pada 2018, pengembangan Ancol ini bisa beroperasi. "Mulai reklamasinya tahun ini. Kita harapkan 2015 selesai reklamasi. Sehingga awal 2016 mulai pembangunannya, butuh 1,5-2 tahun," tuturnya.

Diakui Gatot, untuk pengembangan Ancol ini dibutuhkan biaya mencapai Rp1,6 triliun untuk tahap pertama. Selanjutnya, akan ada pengembangan reklamasi untuk pembangunan hotel dan fasilitas lainnya.

Menurut Gatot, segmentasi taman bermain di lokasi reklamasi ini berbeda dengan Dunia Fantasi (Dufan). Bahkan, wahana yang dibangun tidak akan sama dengan yang ada di Dufan. "Segmentasinya berbeda. Kita mungkin akan ada banyak theme park yang di laut karena lahannya ada di atas lahan reklamasi. Jadi memang untuk penamaannya kami akan pakai Dufan Ocean," tandasnya.

BERITA TERKAIT
ahok_plenary_wahyu.jpg

Pengembang Harus Selesaikan Reklamasi Teluk Jakarta

Kamis, 12 Juni 2014 8381

Giant Sea Wall

Perusahaan Swasta Tertarik Ikut Bangun Giant Sea Wall

Kamis, 12 Juni 2014 7643

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7097

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4788

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1786

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2437

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 969

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks