DKI Bentuk Tim Sertifikasi Rumah Belanda

Selasa, 19 Agustus 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 7247

DKI Bentuk Tim Buru Aset Bangunan Warisan Belanda

(Foto: doc)

Pemprov DKI Jakarta akan membentuk tim untuk memferivikasi kepemilikan rumah serta gedung peninggalan Belanda di ibu kota. Terlebih, saat ini terdapat 1.281 bangunan peninggalan Belanda yang tersebar di wilayah DKI Jakarta.

Kami bentuk tim untuk mengecek pemiliknya siapa. Apakah sudah dialihkan atau belum

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah menuturkan, nantinya tim akan bertugas mendata rumah atau gedung tersebut agar bisa disertifikasi. "Kami bentuk tim untuk mengecek pemiliknya siapa. Apakah sudah dialihkan atau belum," ujar Saefullah di Balaikota, Senin (18/8).

Paling cepat, lanjut Saefullah, tim akan dibentuk pada pekan ini. Tim terdiri dari pihak-pihak terkait. Seperti Dinas Perumahan dan Gedung Pemda, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tim hanya diberikan waktu 1-2 bulan untuk menyelesaikan tugasnya.

Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta, Yonathan Pasodung menambahkan, ada 1.281 rumah dan gedung peninggalan Belanda yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Jumlah tersebut merupakan yang mengajukan Surat Izin Penghunian (SIP) dan tediri dari sembilan kategori.

Kesembilan kategori itu yakni sebanyak 62 unit milik Panitia Pelaksanaan Penguasaan Benda Tetap Milik Perseorangan Warga Belanda (P3MB), 70 unit gedung-gedung negeri milik Kementerian Pekerjaan Umum, dan 35 unit sudah dimiliki oleh perusahaan negara termasuk bank.

Selanjutnya, sebanyak 86 unit milik perusahaan swasta dan asuransi, 53 unit dikuasai presidium kabinet, 23 unit dikuasai yayasan dan gereja, 429 unit dimiliki perorangan, 10 dimiliki kota praja, dan yang tidak diketahui dan tidak terdaftar sebanyak 564 unit.

"Yang tidak diketahui ini yang akan kami data, siapa pemiliknya. Bisa saja dimiliki oleh kota praja, perorangan, dan lainnya," kata Jonathan.

Menurut Yonathan, dari kesembilan kategori itu, yang pasti bisa disertifikat, yakni 10 unit milik kota praja. Kota praja adalah bangunan bekas peninggalan pemerintah Belanda, bukan milik perorangan.

Yonathan menyebut, salah satu bangunan yang dimiliki kota praja terdapat di Jakarta Barat.

Kepala Bidang Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta, Andi Tenrisau mengatakan, pihaknya siap membantu pemerintah DKI dalam hal pendataan rumah dan tanah di Menteng, termasuk soal sertifikasi. Menurut dia, rumah dan tanah peninggalan Belanda yang dikuasai oleh perorangan dan badan hukum bisa disertifikasi asal ada surat izin usaha perdagangan.

Selain itu, kata Andi, sertifikasi bisa dilakukan asal sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1960 tentang Penguasaan Benda-Benda Tetap Milik Perseorangan Warga Negara Belanda.

BERITA TERKAIT
bongkar bantaran rel tebet

Pembongkaran 50 Bangunan Liar Berlangsung Tegang

Senin, 18 Agustus 2014 4470

Revitalisasi Kota Tua Bakal Dikebut

Senin, 11 Agustus 2014 8005

April, Kunjungan Wisman ke Jakarta Menurun

Kunjungan Turis Asing Turun 8,64 Persen

Selasa, 03 Juni 2014 4042

Atas keindahan kawasan yang dulu bernama Batavia Lama atau Oud Batavia ini, pada Abad ke-16 para pel

Kota Tua, Miniatur Eropa di Asia Tenggara

Minggu, 01 Juni 2014 160642

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7108

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4797

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1861

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2466

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1007

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks