Kasihan nasib Ade Fitria (10). Akibat orangtuanya Sukri (43) dan Tariyah (32) terjerat dalam kemiskinan, ia kini mengalami kurus kering karena menderita gizi buruk. Bahkan, ia yang kini telah menginjak kelas 2 SD, berat badannya tak lebih dari 15 kilogram.
Tariyah mengaku, berat badan anak keduanya itu tidak bertambah sejak usia 5 tahun. Selain itu, hampir setiap malam Fitri mengeluhkan kakinya yang kecil mengalami sakit. Sedangkan untuk berobat, ia tak punya uang karena penghasilan suaminya hanya Rp 90 ribu per minggu.
"Sudah dibawa ke puskesmas, tapi katanya tidak ada penyakit, kata dokter hanya kurang makan saja. Untuk periksa ke rumah sakit saya tidak ada biaya. Untuk makan saja susah," ujarnya, Kamis (6/2).
Menurutnya, meski sehari keluarganya bisa makan tiga kali. Namun, untuk lauk hanya seadanya saja.
"Ya selama ini lauk makan juga seketemunya, seperti tadi pagi, Fitri dan Sutisna (13), cuma makan satu mie instan dibagi dua," tutur Tariyah.
Selama ini, dalam sebulan, untuk mencukupi kebutuhan makan keluraganya, Tariyah hanya dapat membeli beras sebanyak 25 kilogram. Itupun merupakan beras miskin (raskin) yang dibelinya seharga Rp 30 ribu.
Terkait hal itu, Kasudin Kesehatan Jakarta Utara, Bambang Suheri yang coba dikonfirmasi lewat ponselnya, tidak bisa dihubungi.
Sementara Camat Cilincing, Supriyono mengaku, sudah meninjau ke rumah korban. Untuk penanganan awal menurutnya sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh pihak puskesmas.
"Untuk kesehatannya sudah ditangani oleh puskesmas. Sedangkan kelanjutan asupan gizinya kita akan koordinasikan dengan Sudin Sosial dan Sudin Kesehatan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2506
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1203
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing
Senin, 14 September 2026
964
111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis
Kamis, 17 September 2026
511
Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York