Kartu Identitas PNS DKI Bisa Tarik Uang di ATM

Rabu, 09 Juli 2014 Reporter: Agustian Anas Editor: Agustian Anas 12135

Dirut Bank DKI, Eko Budiwiyono

(Foto: doc)

Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memiliki kartu tanda pengenal multifungsi. Kartu tersebut bisa digunakan untuk menarik uang tunai di ATM Bank DKI, kartu debit, dan untuk pembayaran tiket bus Transjakarta.

Selain sebagai kartu tanda pengenal, juga bisa digunakan sebagai kartu ATM Bank DKI, kartu debit, serta JakCard untuk pembayaran transportasi bus Transjakarta

Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono mengatakan, pendistribusian kartu tersebut akan dilaksanakan secara bertahap kepada Eselon IV Pemprov DKI Jakarta dan 1.200 CPNS sebagai pilot project. "Sebelumnya, Bank DKI akan melakukan pengkinian data PNS DKI Jakarta dengan Badan Kepegawaian Daerah,” kata Eko di Jakarta, Selasa (8/7). 

Eko menjelaskan, kartu tersebut memuat chip yang dapat diisi data kepegawaian Pemprov DKI Jakarta. Pengimplementasian kartu ATM Bank DKI dengan kartu tanda pengenal PNS tersebut supaya payroll PNS dan CPNS DKI Jakarta yang sudah di Bank DKI bisa terintegrasi, khususnya terkait nantinya bila PNS dan CPNS DKI yang bersangkutan mengajukan pembiayaan kepada Bank DKI.

“Bagi PNS dan CPNS memiliki satu kartu tentunya menjadi lebih efektif dalam penggunaannya. Selain sebagai kartu tanda pengenal, juga bisa digunakan sebagai kartu ATM Bank DKI yang sudah tergabung dengan jaringan ATM Bersama dan ATM Prima, kartu debit, serta JakCard untuk pembayaran tiket bus Transjakarta,” jelasnya. 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, I Made Karmayoga menyambut baik adanya integrasi antara kartu tanda pengenal PNS dan CPNS DKI Jakarta dengan ATM Bank DKI. “Badan Kepegawaian Daerah bersama dengan Bank DKI mendapat tugas dari Plt Gubernur untuk membuat kartu pengenal PNS dan CPNS yang multifungsi dan berdaya guna,” ujarnya.

Plt Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menuturkan, penggunaan kartu tanda pengenal tersebut akan digunakan untuk PNS baru sebagai tahap pertama uji coba. “Saya ingin semua kita berlakukan non cash transaction. Ini untuk name tag sekalian rekening bank,” ujarnya. Ia juga mengatakan, dengan diberlakukannya hal seperti itu, maka para PNS juga bisa terkontrol ketika mereka mendapatkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). "Makin lama kita akan semakin ketat," katanya.

Pengerjaan sistem tersebut, kata Basuki, dikerjakan oleh Bank DKI untuk mendorong Bank DKI menjadi bank daerah yang kompeten juga karena sistem diperbankan merupakan sistem yang rapi. "Ini JakCard. Bisa digunakan untuk apa saja. Ini sudah sambung dengan semuanya. Kami minta Bank DKI yang kerjakan," ungkapnya.

Sekadar diketahui, jumlah PNS Pemprov DKI Jakarta sebanyak 72.000 orang termasuk diantaranya 1.200 CPNS saat ini merupakan nasabah Tabungan Monas dan Tabungan Simpeda Bank DKI. Jumlah pemegang kartu ATM Bank DKI tercatat sebanyak 800.000 nasabah.

BERITA TERKAIT
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus terus dilakukan agar pelayanan tidak mengecewak

Ahok Ingin E-KTP Multifungsi

Selasa, 08 Juli 2014 7524

Ribuan Warga Kelurahan Dukuh Belum Terima E-KTP

Ribuan Warga Belum Dapatkan E-KTP

Sabtu, 28 Juni 2014 4795

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus terus dilakukan agar pelayanan tidak mengecewak

Terlambat Masuk, TKD PNS Dipotong

Senin, 30 Juni 2014 5011

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2914

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1234

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 496

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1280

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1084

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks