Cegah Kebakaran, Warga Dilatih Padamkan Api

Jumat, 04 Juli 2014 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Dunih 3288

warga harus mendapat pemahaman agar dapat mencegah kebakaran atau pun memberi pertolongan pertama ba

(Foto: doc)

Musibah kebakaran masih menjadi momok yang menakutkan bagi warga Jakarta. Namun, pasrah dengan musibah tidak menyelesaikan masalah. Lewat pelatihan memadamkan api bagi warga Jakarta Pusat, Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Sudin Damkar dan PB) Jakarta Pusat berharap angka kebakaran di wilayah tersebut terus menurun, karena partisipasi warga memadamkan api bisa diandalkan tanpa perlu menunggu petugas datang.

Dengan pelatihan yang kita berikan, semoga jumlah kebakaran pada tahun ini tidak sebesar tahun lalu

Kepala Seksi Operasional (Kasiop) Sudin Damkar dan PB Jakarta Pusat, Sudarno mengatakan, kegiatan yang digagas pihaknya itu merupakan langkah nyata untuk menurunkan angka kasus kebakaran. Menurutnya, dengan kondisi demografi Jakarta Pusat yang padat penduduk serta lokasi lingkungan yang sempit, warga harus mendapat pemahaman agar dapat mencegah kebakaran atau pun memberi pertolongan pertama bagi korban kebakaran.

"Di sini banyak lokasi yang sempit dan sulit dijangkau mobil dan petugas, makanya kita berikan pemahaman mengenai penyebab kebakaran dan menyiapkan warga memberikan pertolongan pertama bila terjadi kebakaran sebelum petugas datang," ujarnya, Jumat (4/7).

Pelatihan singkat yang diberikan oleh pihak Sudin Damkar dan PB Jakarta Pusat itu melibatkan 5 petugas dari Sudin Damkar dan diikuti sekitar 50 warga dari setiap kecamatan yang dipilih secara acak. "Ada 5 petugas kita yang membimbing warga yang dipilih secara acak mewakili satu kecamatan, dan kegiatan itu paling sering diadakan di sekretariat sudin," ucap Sudarno.

Menurutnya, penyebab kebakaran di wilayah Jakarta Pusat lebih didominasi oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting). Sejak Januari hingga Juni 2014 ini pihaknya mencatat, ada 44 kasus kebakaran di Jakarta Pusat, 64 kepala keluarga (KK) dengan 372 jiwa harus kehilangan tempat tinggal. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding periode 2013 dengan 65 kasus kebakaran dan 724 Kepala keluarga dengan 1.881 jiwa menjadi korban.

"Dengan pelatihan yang kita berikan, semoga jumlah kebakaran pada tahun ini tidak sebesar tahun lalu," harapnya.

BERITA TERKAIT
Walau tak ada korban jiwa, peristiwa terbakarnya Kios Sepatu ini diperkirakan mencapai 20-30 juta Ru

Kebakaran Pasar Rumput Diduga Karena Korsleting

Senin, 28 April 2014 4233

 Mobil pemadam bernomor polisi B 9158 PHA dan B 9380 LQ mengalami kecelakaan beruntun sehingga menye

2 Mobil Damkar Tabrakan, 3 Petugas Terluka

Sabtu, 28 Juni 2014 8556

personel damkar jakarta

Sudin Damkar Jakpus Kewalahan Tangani Kebakaran

Kamis, 03 Juli 2014 6539

korban kebakaran muara baru

Ribuan Korban Kebakaran Sahur di Tenda Pengungsian

Minggu, 29 Juni 2014 4005

Plt Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama

Korsleting Listrik Pemicu Utama Kebakaran di DKI

Senin, 30 Juni 2014 3191

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7039

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4665

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2184

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2205

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1748

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks