Sudin Damkar Jakpus Kewalahan Tangani Kebakaran

Kamis, 03 Juli 2014 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Agustian Anas 6365

personel damkar jakarta

(Foto: doc)

Minimnya jumlah personel yang dimiliki membuat Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Sudin Damkar dan PB) Jakarta Pusat kewalahan menangani kasus kebakaran yang tergolong tinggi di wilayah tersebut. Bagaimana tidak, hingga Juni tahun ini saja sudah terjadi 44 kasus kebakaran dengan kerugian sebesar Rp 9,5 miliar.

Idealnya, dibutuhkan 300 hingga 500 personel agar mampu memberikan pertolongan dengan cepat dan maksimal ketika terjadi kebakaran

Saat ini, untuk menanggulangi musibah kebakaran di delapan kecamatan di Jakarta Pusat, hanya ada sebanyak 150 personel yang ditempatkan di 4 kantor sektor dan 14 pos Sudin Damkar dengan jumlah mobil pemadam sebanyak 66 unit. Jumlah ini jelas sangat kurang dibandingkan dengan luas wilayah Jakarta Pusat yang mencapai 48,13 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 902.973 jiwa. Apalagi, di Jakarta Pusat banyak terdapat pemukiman padat penduduk dan tergolong daerah rawan kebakaran.

"Idealnya, dibutuhkan 300 hingga 500 personel agar mampu memberikan pertolongan dengan cepat dan maksimal ketika terjadi kebakaran," ujar Sudarno, Kepala Seksi Operasional (Kasiop) Sudin Damkar dan PB Jakarta Pusat, Kamis (3/7).

Karena terbatasnya jumlah personel yang dimiliki, kata Sudarno, satu unit mobil pemadam kebakaran hanya ada dua orang petugas pemadam. Padahal, lanjut Sudarno, di Jakarta Pusat banyak pemukiman padat penduduk dan akses jalan yang sempit sehingga sangat menyulitkan petugas menjinakkan api ketika terjadi kebakaran. Apalagi, rata-rata bangunannya semi permanen dan sangat mudah terbakar, seperti di daerah Tanah Tinggi dan Galur, Kecamatan Johar Baru serta Kramat dan Paseban di Kecamatan Senen.

"Banyak pemukiman padat penduduk yang bangunannya masih semi permanen. Ini tentu sangat menyulitkan petugas memadamkan api ketika terjadi kebakaran. Idealnya, satu mobil pemadam itu ada 5 petugas supaya api dapat cepat dipadamkan," ungkapnya.

Dia mengaku sudah mengusulkan ke tingkat Dinas agar ada penambahan personel. "Kita sudah usulkan ke tingkat dinas supaya ada penambahan personel. Mudah-mudahan saja bisa dipenuhi," ujarnya.

Meski personel yang dimiliki sangat terbatas, ungkap Sudarno, pihaknya tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. "Kita tetap berikan pelayanan maksimal dalam menangani kasus kebakaran agar jumlah kerugian dan korban akibat amukan si jago merah bisa diminimalisir," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
 Saat ini KPU masih melakukan penyortiran surat suara. Beberapa surat suara mengalami kerusakan, nam

Logistik Pilpres Didistribusikan ke Wilayah DKI

Sabtu, 28 Juni 2014 3955

 Mobil pemadam bernomor polisi B 9158 PHA dan B 9380 LQ mengalami kecelakaan beruntun sehingga menye

2 Mobil Damkar Tabrakan, 3 Petugas Terluka

Sabtu, 28 Juni 2014 8384

Satu Minggu Lift Mati, Kabag Umum Pemkot Jakpus Belum Kasih Respon

Lift Kantor Walikota Jakpus Tak Berfungsi

Rabu, 02 Juli 2014 4041

personel damkar jakarta

Jakut Kekurangan 1.100 Personel Damkar

Rabu, 02 Juli 2014 5275

Kebakaran Pemukiman

Konveksi Rumahan Terbakar, 2 Tewas

Selasa, 17 Juni 2014 4020

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9240

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3209

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3630

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1926

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1491

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks