Ratusan Lapak PKL di Jembatan Lima Ditertibkan

Senin, 30 Juni 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Lopi Kasim 9129

Sebanyak 250 personel gabungan dari Satpol PP, TNI, dan kepolisian dikerahkan untuk menertibkan lapa

(Foto: doc)

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan sayuran, aksesoris, pakaian, sepatu dan berbagai dagangan lainnya di sepanjang Jl KH Moh Mansyur, tepatnya di depan Pasar Mitra, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, ditertibkan 250 personel gabungan Satpol PP, TNI, dan kepolisian.

Para pedagang dan mobil boks yang parkir tersebut sudah sangat mengganggu. Membuat jalan jadi sarang kemacetan, makanya kami tertibkan

Lapak PKL serta mobil boks pengangkut barang di sepanjang jalan tersebut terpaksa ditertibkan, karena kerap membuat jalan macet dan semrawut. 

“Para pedagang dan mobil boks yang parkir tersebut sudah sangat mengganggu. Membuat jalan jadi sarang kemacetan, makanya kami tertibkan,” ujar Yunus Burhan, Camat Tambora, Senin (30/6).

Selama ini, kata Yunus, keberadaan lapak PKL yang jumlah ratusan dan mobil boks yang berjualan dan mangkal di sepanjang jalan tersebut sudah sering ditertibkan.

Namun, setelah ditertibkan lapak PKL kembali marak sehingga sangat mengganggu warga dan pengguna jalan yang melintas.

“Dalam penertiban itu, para pedagang kami dorong untuk berdagang di dalam area pasar Jembatan Lima. Bagi yang membandel lapaknya kami angkut ke truk yang jumlahnya mencapai sekitar 15 lapak. Bagi mobil boks kami usir untuk tidak parkir menaik-turunkan barang di sepanjang jalan tersebut,” tegas Yunus.

Ke depan, lanjut Yunus, agar sepanjang kawasan tersebut steril dari PKL dan mobil boks yang parkir, pihaknya akan menempatkan secara bergiliran petugas Satpol PP untuk menjaga kawasan tersebut.

Anwar (48) salah satu pedagang aksesoris wanita yang lapaknya ditertibkan dan diangkut ke truk mengaku hanya bisa pasrah. “ Saya sudah dagang di sini (Jl Moh Mansyur) 10 tahun lebih. Dulu dagang sayuran, tapi karena semakin banyak jadi dagang aksesoris. Sedangkan untuk dagang di dalam pasar saya tidak punya kios ya jadinya pasrah saja lapak saya diangkut,” katanya.

BERITA TERKAIT
Pedagang Musiman Bermunculan di Cikini Menjelang Bulan Puasa

Pedagang Parsel Sesaki Trotoar di Cikini

Sabtu, 28 Juni 2014 5336

PKL IRTI Monas

339 PKL IRTI Diberi Surat Peringatan

Rabu, 25 Juni 2014 4046

penertibang gubuk jhon

Lapak PKL dan Gubuk Liar Ditertibkan

Kamis, 19 Juni 2014 3797

Pedagang Ikan Hias di Jalan Kartini Raya

Relokasi Pedagang Ikan Hias Kartini Belum Terealisasi

Jumat, 27 Juni 2014 10745

UP Taman Monas Kewalahan Atasi PKL

PRJ Monas Amburadul Akibat Diserbu PKL Liar

Senin, 16 Juni 2014 14132

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7043

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4675

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2198

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2209

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1760

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks