Jelang Puasa, Lokasi Prostitusi Boker Makin Ramai

Selasa, 24 Juni 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 31370

Razia PSK

(Foto: doc)

Meski beberapa hari lagi bulan suci Ramadhan tiba, namun tidak ada tanda-tanda lokasi prostitusi Boker di Ciracas, Jakarta Timur bakal ditutup. Fakta yang terjadi sebaliknya. Praktik pelacuran di kawasan yang lokasinya tidak jauh dari markas Kopassus di Cijantung itu justru makin ramai dikunjungi para pria hidung belang.


Ramadhan sudah di depan mata, tapi prostitusi Boker makin ramai. Harus ada langkah tegas Pemkot Jakarta Timur untuk menertibkannya

Warga mengaku resah dan mendesak aparat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur untuk mengambil langkah tegas. Selain menutup kawasan prostitusi Boker, warga juga meminta agar puluhan panti pijat tradisional yang disinyalir menjadi bisnis seks terselubung ikut ditertibkan. Hal ini agar warga yang menjalankan ibadah Ramadhan tidak terganggu.

"Ramadhan sudah di depan mata, tapi prostitusi Boker makin ramai. Harus ada langkah tegas Pemkot Jakarta Timur untuk menertibkannya. Karena kalau dibiarkan, warga bisa marah dan mengambil tindakan sendiri," kata Mansyur (37), warga setempat, Selasa (24/6).

Memang, meski di lokasi yang lama telah dibangun Gelanggang Olahraga dan dua masjid, namun prostitusi Boker seperti tidak pernah mati. Bahkan di lokasi itu sering terjadi keributan akibat pesta minuman keras.

Dari pantauan  beritajakarta.com, di lokasi yang berada tepat di samping GOR Ciracas tersebut, berjejer rumah-rumah gubuk yang merupakan tempat aktifitas prostitusi. Dan biasanya para wanita pekerja seks komersial (PSK) menawarkan jasanya dari pukul 19.00 hingga pagi hari.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Masyudi mengaku belum melakukan penertiban, karena harus berkoordinasi dahulu dengan Satpol PP dan instansi terkait.

’’Sementara ini, kami belum mendata para PSK yang ada disana. Nanti penertiban dan penutupannya kita akan koordinasikan dengan camat Ciracas dan Satpol PP Jakarta Timur,’’ujar Masyudi.

 Sebelumnya, berdasarkan data Suku Dinas Pariwisata Jakarta Timur, sebanyak 79 tempat hiburan berada di Jakarta Timur. Sebanyak 24 di antaranya harus ditutup, termasuk jenis griya pijat.

BERITA TERKAIT
ahok_wawancara-balkot1012_dokbj.jpg

Basuki Akui Sulit Berantas Prostitusi

Selasa, 17 Juni 2014 7132

kalijodo_ist.jpg

DKI Akan Gusur Lokalisasi Prostitusi Kalijodo

Kamis, 27 Februari 2014 10707

kalijodo_ist.jpg

Kalijodo Akan Disulap Jadi RTH

Kamis, 20 Maret 2014 9664

Sebelumnya, seorang bocah perempuan bernisial S (15) asal Indramayu, Jawa Barat, diduga disekap dan

Terlibat Perdagangan Manusia, Izin Tempat Hiburan Bakal Ditutup

Rabu, 18 Juni 2014 6953

Penertiban Lapak Liar

30 Tenda Maksiat di Jl Tubagus Angke Dibongkar

Selasa, 10 Juni 2014 36069

BERITA POPULER
Parkir liar kalisari nur ist

Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

Senin, 06 April 2026 30224

Penertiban PKL Liar di Jalan Rasuna Said Dilakukan Secara Humanis

Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

Selasa, 07 April 2026 2803

DJI 0221

Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

Selasa, 07 April 2026 2439

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Rabu, 08 April 2026 1531

Pengurasan Saluran Jalan Hadiah Utama 1

Pengurasan Saluran Jalan Hadiah Utama 1 Angkut 550 Karung Lumpur

Rabu, 08 April 2026 1108

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks