Jelang Puasa, Lokasi Prostitusi Boker Makin Ramai

Selasa, 24 Juni 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 31942

Razia PSK

(Foto: doc)

Meski beberapa hari lagi bulan suci Ramadhan tiba, namun tidak ada tanda-tanda lokasi prostitusi Boker di Ciracas, Jakarta Timur bakal ditutup. Fakta yang terjadi sebaliknya. Praktik pelacuran di kawasan yang lokasinya tidak jauh dari markas Kopassus di Cijantung itu justru makin ramai dikunjungi para pria hidung belang.


Ramadhan sudah di depan mata, tapi prostitusi Boker makin ramai. Harus ada langkah tegas Pemkot Jakarta Timur untuk menertibkannya

Warga mengaku resah dan mendesak aparat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur untuk mengambil langkah tegas. Selain menutup kawasan prostitusi Boker, warga juga meminta agar puluhan panti pijat tradisional yang disinyalir menjadi bisnis seks terselubung ikut ditertibkan. Hal ini agar warga yang menjalankan ibadah Ramadhan tidak terganggu.

"Ramadhan sudah di depan mata, tapi prostitusi Boker makin ramai. Harus ada langkah tegas Pemkot Jakarta Timur untuk menertibkannya. Karena kalau dibiarkan, warga bisa marah dan mengambil tindakan sendiri," kata Mansyur (37), warga setempat, Selasa (24/6).

Memang, meski di lokasi yang lama telah dibangun Gelanggang Olahraga dan dua masjid, namun prostitusi Boker seperti tidak pernah mati. Bahkan di lokasi itu sering terjadi keributan akibat pesta minuman keras.

Dari pantauan  beritajakarta.com, di lokasi yang berada tepat di samping GOR Ciracas tersebut, berjejer rumah-rumah gubuk yang merupakan tempat aktifitas prostitusi. Dan biasanya para wanita pekerja seks komersial (PSK) menawarkan jasanya dari pukul 19.00 hingga pagi hari.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Masyudi mengaku belum melakukan penertiban, karena harus berkoordinasi dahulu dengan Satpol PP dan instansi terkait.

’’Sementara ini, kami belum mendata para PSK yang ada disana. Nanti penertiban dan penutupannya kita akan koordinasikan dengan camat Ciracas dan Satpol PP Jakarta Timur,’’ujar Masyudi.

 Sebelumnya, berdasarkan data Suku Dinas Pariwisata Jakarta Timur, sebanyak 79 tempat hiburan berada di Jakarta Timur. Sebanyak 24 di antaranya harus ditutup, termasuk jenis griya pijat.

BERITA TERKAIT
ahok_wawancara-balkot1012_dokbj.jpg

Basuki Akui Sulit Berantas Prostitusi

Selasa, 17 Juni 2014 7305

kalijodo_ist.jpg

DKI Akan Gusur Lokalisasi Prostitusi Kalijodo

Kamis, 27 Februari 2014 11003

kalijodo_ist.jpg

Kalijodo Akan Disulap Jadi RTH

Kamis, 20 Maret 2014 9859

Sebelumnya, seorang bocah perempuan bernisial S (15) asal Indramayu, Jawa Barat, diduga disekap dan

Terlibat Perdagangan Manusia, Izin Tempat Hiburan Bakal Ditutup

Rabu, 18 Juni 2014 7163

Penertiban Lapak Liar

30 Tenda Maksiat di Jl Tubagus Angke Dibongkar

Selasa, 10 Juni 2014 36279

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3236

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 2070

LRT ujicoba jati

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Senin, 21 September 2026 527

Wagub rano upacara rapat besar ikada 81 jati

Pimpin Upacara Peringatan Rapat IKADA 2026, Rano Tegaskan Perjuangan Belum Tuntas

Senin, 21 September 2026 478

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 762

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks