Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kamis, 12 Maret 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 515

Mudik Terminal Kampung Rambutan otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan (UPTAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah terminal untuk menghadapi masa angkutan Lebaran 2026.

Kepala UPTAJ Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Zulkifli mengatakan, terdapat tiga terminal utama dan tiga terminal bantuan yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Idulfitri.

"puncak mudik pertama tanggal 13 Maret,"

Zulkifli menyampaikan, masa angkutan Lebaran tahun ini berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026. Ia menyebut, terdapat dua puncak arus mudik dan dua puncak arus balik pada periode tersebut.

Puncak arus mudik pertama diperkirakan terjadi pada 13 Maret 2026 yang bertepatan dengan awal libur sekolah. Sementara puncak arus mudik kedua diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026 yang didominasi oleh pekerja, aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, maupun karyawan swasta.

“Untuk puncak mudik pertama tanggal 13 Maret karena sudah mulai libur sekolah. Kemudian puncak kedua tanggal 18 Maret yang biasanya diisi oleh para pekerja,” ungkapnya.

Sementara itu, arus balik juga diperkirakan terbagi menjadi dua tahap. Puncak arus balik pertama diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026, sementara puncak kedua pada 28 Maret 2026.

Menurut Zulkifli, pembagian puncak arus balik tersebut disebabkan adanya perbedaan jadwal kembali antara pekerja dan pelajar.

“Untuk tanggal 24 Maret biasanya para pegawai sudah mulai kembali bekerja. Sedangkan tanggal 28 atau 29 biasanya para pelajar yang kembali karena posko angkutan Lebaran ditutup pada 29 Maret,” katanya.

Ia mengatakan, pembagian arus mudik dan arus balik menjadi dua tahap juga berdampak pada pola pelayanan di terminal. Masa layanan menjadi lebih panjang karena terdapat dua periode puncak perjalanan.

Namun demikian, pembagian waktu tersebut merupakan salah satu strategi untuk mengurangi penumpukan penumpang di terminal dan memastikan pelayanan angkutan Lebaran berjalan lebih lancar.

“Strategi ini diharapkan mampu mengurai kepadatan pemudik sehingga tidak terpusat pada satu hari tertentu. Bayangkan jika itu dilakukan atau antara anak sekolah dan para pekerja disamakan maka akan lebih membludak lagi, akan jauh lebih padat,” jelasnya.

Adapun terminal utama yang disiapkan yakni, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok. Sementara, tiga terminal bantuan berada di Terminal Lebak Bulus, Terminal Muara Angke, dan Terminal Grogol.

Ia menjelaskan, sebenarnya terdapat tujuh terminal utama di Jakarta. Namun, dari jumlah tersebut hanya enam terminal yang berada dalam kewenangan UPTAJ. Adapun Terminal Terpadu Pulogebang memiliki pengelolaan tersendiri sehingga tidak masuk dalam kewenangan UPTAJ.

“Untuk tahun 2026 ada tiga terminal utama dan tiga terminal bantuan. Terminal bantuan ini disiapkan apabila terminal utama mengalami kepadatan penumpang,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Mudik gratis otoy3

Antusiasme Tinggi, Pemprov DKI Tambah Armada Bus dan Kuota Mudik Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 656

Lebaran fair jati

Mudik ke Jakarta, Tawarkan Diskon Belanja hingga 80 Persen

Selasa, 10 Maret 2026 467

Terminal kampung rambutan nur2

Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Mulai Menggeliat

Selasa, 10 Maret 2026 332

BERITA POPULER
IMG 20260309 WA0093

Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

Senin, 09 Maret 2026 6329

Transjakarta low entry blokm

Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

Kamis, 05 Maret 2026 3166

Pelabuhan muara angke rezap

Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

Kamis, 05 Maret 2026 2301

Francine gang hijau malaka nur ist

Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

Kamis, 05 Maret 2026 2057

IMG 20260308 WA0075

PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

Minggu, 08 Maret 2026 1138

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks