PKL Monas Akan Dipusatkan di Lapangan IRTI

Rabu, 18 Juni 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 9197

UP Taman Monas Kewalahan Atasi PKL

(Foto: Yopie Oscar)

Penataan kawasan Monumen Nasional (Monas) terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Rencananya, pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata Monas akan dipusatkan di Lapangan Ikatan Restoran Taman Indonesia (IRTI) Monas mulai Agustus mendatang.

Kira-kira Agustus sudah bisa ditempati oleh pedagang. Sekarang sedang kita siapkan

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Joko Kundaryo mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan lokasi binaan (lokbin) untuk menampung PKL di kawasan Monas. Namun tidak semua PKL akan mendapatkan kios di Lapangan IRTI karena kios yang tersedia sangat terbatas.

"Kita sedang siapkan, tapi memang tidak bisa menampung semua. Akan diverifikasi karena hanya ada 339 kios," kata Joko, Rabu (18/6).

Dikatakan Joko, pada Agustus mendatang diperkirakan lokbin sudah bisa ditempati oleh pedagang. Sambil menunggu lokbin selesai dibangun, dilakukan verifikasi pedagang. "Kira-kira Agustus sudah bisa ditempati oleh pedagang. Sekarang sedang kita siapkan," ucapnya.

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi pedagang untuk mendapatkan kios di IRTI. Sehingga, lanjut Joko, tidak semua pedagang akan difasilitasi. Pedagang yang dianggap sudah lama berada di Monas akan mendapatkan prioritas. Terlebih, belakangan ini jumlah PKL di kawasan Monas tersebut meningkat tajam. "Lagipula Monas itu kan memang dilarang untuk berjualan. Jadi bukan berarti kita usir lalu harus dicarikan tempat juga, karena jumlahnya ribuan.

Pihaknya, kata Joko, telah melakukan sosialisasi kepada pedagang sejak awal tahun ini terkait dengan relokasi ke lokbin IRTI. Nantinya pedagang akan mendapatkan pelatihan yang merupakan program corporate social responsibility (CSR) dari PT Sosro. Mereka akan mendapatkan pelatihan selama satu pekan untuk menyajikan makanan yang baik dan bersih kepada pembeli.

Tidak hanya itu, nantinya harga makanan akan ditetapkan. Karena selama ini, keluhan dari pengunjung Monas adalah harga makanan yang terlalu mahal. "Mereka akan mendapatkan piring dan seragam juga. Harganya nanti akan ditetapkan, karena pembeli banyak mengeluh harganya terlalu mahal di Monas," tegasnya.

BERITA TERKAIT
satpol pp disiagakan jaga kawasan monas

1.000 Personel Satpol PP Masih Disiagakan di Monas

Selasa, 17 Juni 2014 6321

pkl monas

Satpol PP: PKL di Monas Seperti Meledek

Senin, 16 Juni 2014 6260

pkl taman monas jakarta pusat

Penyidik Minim, Jakpus Kesulitan Jerat PKL

Selasa, 17 Juni 2014 10697

UP Taman Monas Kewalahan Atasi PKL

PRJ Monas Amburadul Akibat Diserbu PKL Liar

Senin, 16 Juni 2014 14137

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7071

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4734

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2327

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1166

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2247

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks