PKL Monas Akan Dipusatkan di Lapangan IRTI

Rabu, 18 Juni 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 9028

UP Taman Monas Kewalahan Atasi PKL

(Foto: Yopie Oscar)

Penataan kawasan Monumen Nasional (Monas) terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Rencananya, pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata Monas akan dipusatkan di Lapangan Ikatan Restoran Taman Indonesia (IRTI) Monas mulai Agustus mendatang.

Kira-kira Agustus sudah bisa ditempati oleh pedagang. Sekarang sedang kita siapkan

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Joko Kundaryo mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan lokasi binaan (lokbin) untuk menampung PKL di kawasan Monas. Namun tidak semua PKL akan mendapatkan kios di Lapangan IRTI karena kios yang tersedia sangat terbatas.

"Kita sedang siapkan, tapi memang tidak bisa menampung semua. Akan diverifikasi karena hanya ada 339 kios," kata Joko, Rabu (18/6).

Dikatakan Joko, pada Agustus mendatang diperkirakan lokbin sudah bisa ditempati oleh pedagang. Sambil menunggu lokbin selesai dibangun, dilakukan verifikasi pedagang. "Kira-kira Agustus sudah bisa ditempati oleh pedagang. Sekarang sedang kita siapkan," ucapnya.

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi pedagang untuk mendapatkan kios di IRTI. Sehingga, lanjut Joko, tidak semua pedagang akan difasilitasi. Pedagang yang dianggap sudah lama berada di Monas akan mendapatkan prioritas. Terlebih, belakangan ini jumlah PKL di kawasan Monas tersebut meningkat tajam. "Lagipula Monas itu kan memang dilarang untuk berjualan. Jadi bukan berarti kita usir lalu harus dicarikan tempat juga, karena jumlahnya ribuan.

Pihaknya, kata Joko, telah melakukan sosialisasi kepada pedagang sejak awal tahun ini terkait dengan relokasi ke lokbin IRTI. Nantinya pedagang akan mendapatkan pelatihan yang merupakan program corporate social responsibility (CSR) dari PT Sosro. Mereka akan mendapatkan pelatihan selama satu pekan untuk menyajikan makanan yang baik dan bersih kepada pembeli.

Tidak hanya itu, nantinya harga makanan akan ditetapkan. Karena selama ini, keluhan dari pengunjung Monas adalah harga makanan yang terlalu mahal. "Mereka akan mendapatkan piring dan seragam juga. Harganya nanti akan ditetapkan, karena pembeli banyak mengeluh harganya terlalu mahal di Monas," tegasnya.

BERITA TERKAIT
satpol pp disiagakan jaga kawasan monas

1.000 Personel Satpol PP Masih Disiagakan di Monas

Selasa, 17 Juni 2014 6203

pkl monas

Satpol PP: PKL di Monas Seperti Meledek

Senin, 16 Juni 2014 6117

pkl taman monas jakarta pusat

Penyidik Minim, Jakpus Kesulitan Jerat PKL

Selasa, 17 Juni 2014 10596

UP Taman Monas Kewalahan Atasi PKL

PRJ Monas Amburadul Akibat Diserbu PKL Liar

Senin, 16 Juni 2014 13937

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9234

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3202

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3625

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1920

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1485

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks