Oknum Non PHL TPU Diinventarisasi

Selasa, 19 April 2016 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Rio Sandiputra 3221

Oknum Non PHL TPU Diinventarisasi

(Foto: Rudi Hermawan)

Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta akan melakukan inventarisasi sekaligus penertiban oknum-oknum pekerja non PHL resmi di seluruh Taman Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta.

Mulai hari ini kami masih melakukan sosialisasi selama satu Minggu dan melakukan pendataan terhadap pekerja non PHL

"Mulai hari ini kami masih melakukan sosialisasi selama satu minggu dan melakukan pendataan terhadap pekerja non PHL," kata Ratna Diah Kurniati, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, di TPU Karet Bivak, Selasa (19/4).

Menurut Ratna, setelah dilakukan sosialisasi, jika pekerja non PHL tersebut masih berada diareal pemakaman akan dilakukan penindakan. "Nanti Satpol PP yang akan melakukan penindakan," ujarnya.

Langkah ini diambil oleh pihak Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta untuk memberantas adanya praktek pungutan liar, yang biasanya dialami oleh keluarga yang ingin melakukan pemakaman di TPU.

BERITA TERKAIT
Penertiban PHL Liar Di Karet Bivak Ricuh

PHL Gadungan di TPU Karet Bivak Ditertibkan

Selasa, 19 April 2016 5234

Bundaran HI akan Dilengkapi Taman Orasi

Bundaran HI akan Dilengkapi Taman Orasi

Jumat, 15 April 2016 4927

Makam di TPU Menteng Pulo akan Diinventarisasi

Makam di TPU Menteng Pulo akan Diinventarisasi

Kamis, 07 April 2016 9371

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2311

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2271

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1692

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 964

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1742

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks