Pengelolaan Halte dan Terminal akan Diswastakan

Kamis, 10 Maret 2016 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Rio Sandiputra 4113

Pengelolaan Halte dan Terminal akan Diswastakan

(Foto: doc)

Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta berencana ‎akan menyerahkan pengelolaan halte dan terminal kepada pihak swasta. Sebab selama ini penganggaran perbaikan terminal dan halte yang dilakukan dinilai kurang produktif.

Jadi kita terima bersih saja, terminalnya mereka harus bangun sebaik mungkin, karena akan dilengkapi sarana belanja

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, jika dikelola oleh swasta maka Pemprov DKI tidak perlu mengeluarkan biaya. Namun kondisi terminal akan terbangun sekelas dengan mal ‎dan terintegrasi dengan park and ride serta dilengkapi banyak sarana.

"Kita belajar dari pembangunan Terminal Rawamangun habis Rp 40 miliar, Terminal Pulogebang hampir Rp 1 triliun. Padahal pemanfaatan sarananya minim banget," ujarnya, Kamis (10/3).

Pihaknya merinci jika nanti dikelola oleh swasta maka terminal dan halte penghasilannya akan dibagi 70 persen untuk pengelola dan 30 untuk Pemprov. Pengelolaan sendiri akan diberi waktu selama 10-15 tahun kedepan.

"Jadi kita terima bersih saja, terminalnya mereka harus bangun sebaik mungkin, karena akan dilengkapi sarana belanja. Pemanfaatan iklan dan lainnya yang lebih efektif memberi kontribusi bagi pendapatan daerah," katanya.

Hal yang sama juga menurutnya berlaku dengan halte bus tempat menunggu penumpang. Nantinya pihak swasta dipersilakan untuk menata dan memasang iklan semenarik mungkin sehingga selain baik dan nyaman juga pemerintah mendapat hasil.

"Jadi kita tidak mau keluar uang tapi hasilnya tidak maksimal, kita gunakan aja swasta untuk merawat. Ya kalau sudah lebih 10-15 tahun dikembalikan, tapi kita susah rawat, diatur aja lagi baginya. Kita 70 pengelola 30, jadi ada kontribusi besar bagi pendapatan DKI Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bus APTB dari PT Mayasari Hanya Berakhir di Halte BNN

Bus APTB Hanya Berakhir di Halte BNN

Senin, 07 Maret 2016 13922

Jelang KTT OKI, Perapihan Halte dan MCB Dilakukan

Halte dan MCB Ditata Ulang Jelang KTT OKI

Jumat, 04 Maret 2016 4769

Biaya Listrik Terminal Pulogebang Rp 250 Juta Per Bulan

Biaya Listrik Terminal Pulogebang Rp 250 Juta Per Bulan

Kamis, 18 Februari 2016 4720

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7450

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2721

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2903

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1673

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2187

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks