Jelang Ramadhan, Sudin Sosial Jaktim Antisipasi PMKS

Kamis, 22 Mei 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 4494

Jelang Ramadhan, Sudin Sosial Jaktim Antisipasi PMKS

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Menjelang bulan puasa Ramadhan, Suku Dinas Sosial Jakarta Timur sudah melakukan antisipasi melonjaknya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), khususnya pengemis dengan tindakan persuasif untuk mengurangi tingkat kerawanan. Diperkirakan ribuan PMKS akan menyerbu ibu kota selama Ramadhan, yang akan memadati perempatan lampu merah, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga tempat pemakaman umum (TPU).

Para PMKS ini rutin datang ke Jakarta selama ramadhan untuk mencoba mencari nafkah dengan memanfaatkan kemurahan hati warga yang akan bersedekah

Kepala Sudin Sosial Jakarta Timur, Masyudi mengungkapkan, untuk mengantisipasi serbuan PMKS, pihaknya sudah merekrut 40 petugas dari unsur masyarakat. Puluhan petugas yang sudah terlatih ini berfungsi untuk melakukan penertiban dan mensosialisasikan Perda DKI Jakarta Nomor 8 tahun 2007 tentang Pelanggaran Ketertiban Umum.

"Para PMKS ini rutin datang ke Jakarta selama ramadhan untuk mencoba mencari nafkah dengan memanfaatkan kemurahan hati warga yang akan bersedekah," kata Masyudi. Kamis (22/5).

Menurut Masyudi, tindakan persuasif dilakukan agar para PMKS tidak lagi melanggar Perda Nomor 8 tahun 2007.  Mereka yang tergolong dalam PMKS terdiri dari gelandangan, pengemis, pengamen, psikotik (orang gila). "Jika setelah tindakan persuasif itu para PMKS masih melanggar atau tidak mengindahkan himbauan tersebut, kami akan lakukan tindakan represif dalam bentuk penangkapan," paparnya.

Masyudi menambahkan, peran masyarakat sangat berpengaruh pada jumlah PMKS tersebut. Untuk itulah dia menghimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis, sehingga secara tidak langsung akan menekan jumlah PMKS itu sendiri

“Apalagi Pasal 40 Perda 8 tahun 2007 menyebutkan, pelanggaran perda itu dipidana kurungan paling singkat 20 hari dan paling lama 90 hari atau denda paling sedikit Rp 500 ribu dan paling banyak Rp 30 juta,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Manusia Gerobak

Bawa Anak, Manusia Gerobak Terjaring Satpol PP

Selasa, 20 Mei 2014 5478

Penertiban Lapak PKL

Puluhan Lapak PKL Tanah Abang Kembali Ditertibkan

Senin, 19 Mei 2014 5351

Pengemis

PMKS di Ibu Kota Akan Dijerat Pasal Penipuan

Jumat, 16 Mei 2014 4707

Razia PMKS

7 PMKS Terjaring di Jakbar

Senin, 12 Mei 2014 3653

Petugas Sosial akan jaga titik rawan pmks

Lokasi Rawan PMKS Dijaga Petugas

Senin, 05 Mei 2014 4221

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7033

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4641

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2151

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1312

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1745

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks